Foto ilustrasi.*
Foto ilustrasi.*

Lagi, Pantai Sawarna Telan Korban

LEBAK, (TOPmedia) - Tiga pemuda tenggelam akibat terseret ombak di Pantai Sawarna, Kecamatan Bayah, Sabtu (9/7), sekitar pukul 06.00 WIB. Merka asal Kelurahan Cirimekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masing-masing bernama Thobi Alfadenta Kuswara (18), Muhamad Haerudin (19), serta Adam Malik (18),

Adam Malik masih bernasib baik, karena bisa diselamatkan oleh dua nelayan yang kebetulan pulang menangkap ikan. Sedangkan Thobi Alfadenta Kuswara yang baru ditemukan mengambang Minggu (10/7) sekira pukul 14.00 WIB, sudah tidak bernyawa. Sementara Keberadaan Muhamad Haerudin, hingga kini masih dalam proses pencarian pihak kepolisian, lifeguard, serta warga sekitar Sawarna.

Beberapa menit sebelum kejadian, ketiga pemuda yang berstatus mahasiswa asal Bogor tersebut terlihat menuju Pantai Sawarna untuk berenang. Keduanya tampak tenang-tenang saja menghadapi ombak yang mencapai lima meter.

“Saya lihat, ketiga remaja itu langsung berenang bersama. Lalu, karena berenangnya terlalu jauh dari bibir pantai, maka ketiga tubuh pemuda itupun terseret ombak hingga ketengah pantai,” ungkap Heri, salah seorang warga Sawarna, Minggu (10/7).

Kapolsek Bayah AKP. Sadimun membenarkan kejadian tersebut. “Yang menjadi korban hanyut, sebanyak tiga orang. Namun salah satu dari korban, mampu diselamatkan, serta sudah kami serahkan ke pihak keluarganya. Begitu pula korban bernama Thobi yang telah ditemukan tadi sore (kemarin-red), akan kami serahkan ke pihak keluarganya,” ujar AKP Sadimun.

Sejak akhir pekan kemarin, wisata pantai yang berada di Lebak Selatan, dipadati ribuan wisatawan. Sejumlah lokasi wisata pantai seperti Sawarna, Pulau Manuk, Kecamatan Bayah; Pantai Bagedur, Kecamatan Wanasalam; Pantai Pasir Putih, serta Pantai Cibobos, Kecamatan Cihara, penuh dengan wisatawan.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lebak Hayat Sahida mengatakan, meningkatnya jumlah wisatawan karena akses jalan yang semakin baik. “Pantai di Lebak Selatan, keberadaannya masih alami dan bersih, sehingga tidak heran, bila libur hari raya kali ini, menjadi pilihan masyarakat untuk tempat berwisata,” kata Hayat Sahida. (Red1).

berita terkait

Komentar