Foto:Net
Foto:Net

Lagi, Mahasiswa Nilai Pansel Open Bidding Sekda Kota Serang Belum Kooperatif

SERANG, TOPmedia - Sejumlah mahasiswa kembali menyuarakan terkait open bidding Sekertaris Daerah (Sekda) Kota Serang yang sedang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Serang.

Mereka menilai Panitia Seleksi (Pansel) open bidding Sekda Kota Serang belum kooperatif artinya menjangkau masyarakat luas infromasi pelasanaanya.

"Sejauh ini kami menilai Pansel belum kooperatif. Masyarakat luas tidak tau hasil tes pada kontestasi calon Sekda, kami hanya khawatir terbangun opini liar di masyarakat soal tidak sportif kontestasi calon sekda," kata Ketua Serikat Mahasiswa Sosialis Demokratik (SWOT) Serang, Halabi kepada Topmedia.co.id Rabu (11/11/2020).

Menurut Halabi, Pansel harusnya gencar dalam mensosialisasikan tahapan demi tahapan pelaksanaan open bidding Sekda itu agar masyarakat bisa ikut bersama - sama mengawal.

"Kami punya usul, seharusnya pansel membuat website atau media sosial untuk mengupdate semua penilaian kontestasi, agar masyarakat luas bisa tau perkembangannya, lagi - lagi demi menghindari opini liar dugaan tidak sportif," imbuhnya.

Selain itu, sambung Halabi, pihaknya mengapresiasi serta mendukung Wali Kota Serang, Syafrudin soal tidak akan menggunakan hak preogratif dalam pemilihan Sekda itu.

"Kami apresiasi dan dukung walikota tidak menggunakan hak preogratif pada pemilihan Sekda, memang harus sesuai dengan hasil seleksi, dia yang terbaik dia yang menang," ucapnya.

Pihaknya juga berharap Wali Kota Serang mengadakan uji publik atau dialog terbuka untuk para calon Sekda dengan diikuti oleh elemen masyarakat di Kota Serang.

"Kami berharap walikota Serang syafrudin bisa mengadakan semacam uji publik untuk para calon sekda. Jadi, uji publik semacam mengadakan dialog terbuka para calon sekda dengan berbagai elemen masyarakat di kota serang, yah. semoga saja dikabuli," tandasnya..(Adi/Red)

berita terkait

Komentar