Ilustrasi.*
Ilustrasi.*

Lagi, Korupsi di RSUD Banten Terbongkar

SERANG, TOPmedia - Dua orang pegawai RSUD Banten, berinisial S dan A dan satu orang pihak swasta berinisial E, dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, atas dugaan korupsi pengadaan genset senilai Rp 2,2 miliar. Akibat perbuatan ketiganya, keuangan negara dirugikan senilai Rp 500 juta.

Ditemukannya dugaan kasus korupsi ini, merupakan tindak lanjut dari temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Keuangan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Banten.

"Ketiganya sudah berstatus tersangka. Sementara ini memangn masih kita dalami,” kata Holil Hadi, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Banten, Senin (06/8/2018).

Kasus korupsi itu, mengakibatkan kerugian keuangan negara sekitar Rp 500 juta dan telah ketiganya telah diperiksa oleh Kejati Banten.

Berdasarkan LHP BPK terdapat kerugian negara sebesar Rp 500 juta. Sedangkan dari LHP Inspektorat Banten lebih dari Rp 500 juta.

"Sudah kita periksa sebagai saksi, sebelum kita tetapkan tersangka," terangnya.

Pihaknya memastikan tidak akan berhenti mengusut kasus korupsi itu, jika dikemudian hari, ditemukan fakta baru. Terutama dalam persidangan.

"Kalau ternyata dalam perkembangan di persidangan ada keterlibatan pihak lain kita akan proses," jelasnya. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar