Kurangi Limbah, Pemkot Cilegon dan PT Chandra Asri Bangun Jalan dengan Sampah Kantong Plastik

CILEGON, TOPmedia - Guna mengurangi polutan dari sampah plastik Pemkot Cilegon bersama PT Chandra Asri Petrochemical, akan menggelar pengaspalan menggunakan aspal yang dicampur dengan sampah kantong plastik, sepanjang 19 kilometer yang dibangun di 34 titik.

"Kami tentu berterimakasih atas kepedulian industri terhadap lingkungan, dengan memanfaatkan Limbah plastik menjadi aspal plastik untuk membangun jalan di Kota Cilegon, sehingga dapat dapat meminimalisir jumlah limbah plastik," kata Wakil Walikota Cilegon, Ratu Ati Marliati, Senin (25/11/2019).

Kendati diakui Ati, hal tersebut bukan pertama kali dilakukan, karena sudah beberapa kali dilakukan dengan melibatkan beberapa OPD di Kota Cilegon. Namun ia berharap langkah tersebut, kedepan bukan hanya PT. Candra Asri yang melakukan program pembagunan jalan menggunakan aspal plastik. Namun, industri lain yang ada di Kota Cilegon.

"Kedepan kami akan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemanfaatan limbah plastik ini, sehingga dengan begitu, keberadaan Limbah Plastik di Cilegon dapat berkurang," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Chandra Asri, Edi Rifai berharap, pemanfaatan sampah plastik menjadi bahan campuran aspal yang sudah dilakukan berkolaborasi dengan pemerintah dibeberapa daerah, juga dapat menjadi program nasional kedepannya. Sehingga semakin banyak masyarakat yang terbiasa membuang sampah sembarangan termotivasi untuk mau memilah sampah plastik.

"Tahun ini kita sudah laksanakan ada 34 titik dengan jumlah 19 KM. Kurang lebih sampah plastiknya 16,9 ton itu mempresentasikan 11 juta lembar kantong belanja yang kita kelola. Saya berharap ini jadi program nasional,"ungkapnya.

Sedangkan menurut Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Cilegon Hesti Pudjiastuti mengungkapkan, pemanfaatan sampah plastik menjadi campuran aspal ini mampu menghemati dan meningkatkan efisiensi anggaran. Pasalnya, Aspal lebih stabil dan tahan terhadap air.

"Sebenarnya kalau untuk biaya ada penambahan sekitar 2 persen, namun karena tambahan biaya tersebut ditanggung oleh pihak Industri, maka kami mengeluarkan anggaran seperti biasa. Namun, karena keunggulan jalan aspal dengan campuran sampah plastik mempunyai kestabilan sekitar 40 persen dan tahan terhadap air, maka tentunya akan mengefesiensi anggaran pemiliharaan," tuturnya. (Ik/Red)

berita terkait

Komentar