Para tersangka dan barang bukti pencurian saat ekspos di Mapolres Kota Cilegon. (Foto: TOPmedia)
Para tersangka dan barang bukti pencurian saat ekspos di Mapolres Kota Cilegon. (Foto: TOPmedia)

Komplotan Pembobol Toko Elektronik Dibekuk Petugas

CILEGON, TOPmedia - Jajaran Satuan Reksrim Polres Cilegon berhasil membekuk kawanan spesialis pembobol toko elektronik yang kerap beroperasi di wilayah Kota Cilegon. Empat pelaku diamankan petugas berdasarkan penyelidikan dari hasil pengungkapan aksi pencurian yang terjadi di sebuah toko yang terekam CCTV.

Salah seorang pelaku RD mengaku terpaksa melakukan aksi pencurian lantaran pekerjaan sehari-seharinya sebagai sopir angkot tidak mampu mencukupi kebutuhan hidupnya, sehingga terpaksa melakukan aksi pencurian tersebut.

"Saya terpaksa lima bulan ini ikut bobol toko, karena pekerjaan sebagai sopir tidak mencukupi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Menurut Kapolres Cilegon AKBP Raden Romdhon Natakusuma, dari hasil penyelidikan dan pengamanan barang bukti berupa barang elektronik, diakui para pelaku dilakukan di 21 lokasi yang rata-rata merupakan toko yang menjual barang elektronik.

"Ini kita ungkap dari rekaman CCTV, para pelaku ini kerap melancarkan aksinya di wilayah kota Cilegon. Dan hari ini dari empat pelaku yang kita tangkap mengaku telah melakukan pembobolan toko di 21 lokasi," jelas Romdhon, Selasa (02/08/2016).

Ditambahkan Kasatreskrim Polres Cilegon AKP Muhammad Ridzky Salatun, pada kasus pencurian dengan pemberatan yang telah berhasil diungkap tersebut, pihaknya kini memburu empat orang lainnya yang berperan sebagai pelaku dan penadah hasil curian.

"Kita tidak berhenti di sini, masih ada sejumlah orang yang masih kita kejar. Empat orang yang kita tetapkan sebagai DPO itu merupakan pelaku dan penadahnya," tambah Ridzky.

Akibat perbuatannya, para pelaku yang seluruhnya merupakan warga Merak tersebut terpaksa harus mendekam di penjara, keempatnya terancam dikenakan pasal 363 tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara. (S.H/Red)

berita terkait

Komentar