Foto ilustrasi. (Foto: Net)
Foto ilustrasi. (Foto: Net)

Kok Bisa, Tanah PJKA Disewakan Warga

BAYAH, TOPmedia - Lahan PJKA (Perusahaan Jaawatan Kereta Api) PT.KAI (Kereta Api Indonesia) di Kecamatan Bayah dan sekitarnya banyak yang disewakan oleh warga yang mengaku memiliki sertifikat kepemilikan lahan di area PJKA tersebut.

Tak sedikit warga bahkan yang membangun rumah dan ruko dilahan tersebut, meski sebelumnya pemerintah daerah sudah mengingatkan warga bahwa pada tahun 2017 nanti akan dibangun jalur kereta api jurusan Rangkasbitung-Bayah.

Imas (35), pedagang yang mendirikan bangunan dilahan PJKA di kampung Ciwaru, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah menuturkan, bahwa dirinya membangun tempat untuk bengkel mobil bersama saudaranya dengan mengontrak lahan kepada salah seorang warga seharga Rp6 Juta per tahun.

"Ada juga lahan milik PJKA disini yang dijual seharga Rp500 ribu per meter oleh warga karena tanah PJKA tersebut memotong lahan milik warga. Kalau tidak memotong lahan PJKA, harga tersebut pasti sudah jadi rebutan, tapi karena banyak warga yang tahu bahwa tersebut adalah milik PJKA sehingga paling berani hanya mengontrak saja," ungkap Imas, Minggu,(21/08/2016)

Bahkan diungkapkan Imas, tidak sedikit warga yang sudah mendirikan bangunan permanen seperti rumah dan ruko disepanjang jalur lahan milik PJKA (PT.KAI) tersebut.

Dari sebagian informasi yang diperoleh, warga sengaja membangun bangunan permanen dilahan tersebut, karena lahan PJKA hanya 15 meter lebarnya, sementara lahan tersebut juga berbatasan langsung dengan milik warga di Bayah. (TM-1/red)

berita terkait

Komentar