Ilustrasi : foto net
Ilustrasi : foto net

Kisah Keberkahan Sedekah Salah Sasaran, Inilah Keistimewaanya !

TOPmedia – Menurut Ippo santosa di bukunya yang berjudul 7 kejaiban rezeki mengatakan bahwa salah satu cara untuk mendapatkan kekayaan dan kesuksesan menurut otak kanan ialah bersedekah. Tidak hanya itu, bersedekah juga merupakan sumber kebahgiaan, kesehatan dan  juga merupakan salah satu ruas pembentuk perisai langit yang membuat rezeki dari langit selalu tercurah.

Adapun  menurut islam, jumlah minimal uang yang disedekahkan adalah sesuai kewajiban zakatnya, namun usahakan agar sedekah ini terus meningkat agar rezeki pun semakin berkah dan melimpah. Sesuai dengan firman allah swt :

“wahai anak adam, seandainya engkau berikan kelebihan dari hartamu, yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan seandainya engkau kikir, yang demikian itu buruk bagimu. Menyimpan sekadar untuk keperluan tidaklah dicela, dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggung jawabmu.” (hr. Muslim).

Ada sebuah kisah yang di ceritakan oleh ustadz hanan attaki. Bahwa, pada zaman rasulullah saw ada seorang laki -laki yang bersedekah tiga kali. Namun semuanya salah,

 “rasululullah pernah mengisahkan orang yang bersedekah tiga kali, tiga kali salah,” kata ustadz hanan attaki, seperti dikutip di channel youtubenya hanan attaki, rabu (24/6/2020)

Pertama, orang yang berniat bersedekah ini berdoa kepada allah agar dipertemukan dengan seseorang yang membutuhkan hartanya, karena ia ingin bersedekah. Kemudian, ketika ia keluar rumah tiba-tiba ada seorang laki-laki.

“lalu ia katakan “ini sedekah untukmu”, dia kasih uangnya, hartanya sedekah untuk laki-laki tersebut,” ucap ustadz hanan attaki.

Besok paginya, tiba-tiba orang di kampung itu gempar, mengatakan bahwa semalam ada seorang pencuri mendapat sedekah. Lalu laki-laki yang bersedekah ini merasa salah memberi sedekah kepada seorang pencuri. Ia pun menyesal.

Lalu di hari berikutnya, laki-laki itu berdoa lagi agar allah mempertemukannya dengan orang yang benar-benar membutuhkan. Kemudian pada malam harinya ketika dirinya keluar rumah, bertemu dengan seorang perempuan.

“besok pagi orang-orang heboh, mengatakan semalam seorang pezina mendapatkan sedekah. Lalu laki-laki ini merasa menyesal lagi dan merasa sedekahnya sia-sia,” terangnya.

Akhirnya di malam ketiga laki-laki ini berdoa lagi, supaya kali ini ia bertemu dengan orang yang tepat. Membutuhkan sedekahnya, dan ia pun akan memberikan uang atau hartanya.

Ketika keluar rumah, ia bertemu laki-laki yang lewat di depannya, dan tanpa pikir panjang langsung memberikan sedekahnya. Lalu besok pagi orang-orang mengatakan, ada orang kaya yang menerima sedekah.

Tiga kali ia bersedekah, tiga kali ia merasa gagal. Kenapa yang pertama ia bersedekah kepada pencuri, kedua kepada pezina, ketiga malah orang kaya sehingga dirinya merasa bahwa doa, serta niat baiknya tidak didengar allah.

“malam keempat, ia tidur dan bermimpi. Allah mengutus malaikat kepada laki-laki ini memberi tahu tentang sedekahnya. Malaikat ini berkata ” ya fulan, sedekahmu yang pertama allah terima karena ketika kamu bersedekah kepada pencuri itu telah menghalangi dia untuk mencuri,” tuturnya.

Kemudian ketika ia bersedekah kepada pezina, laki-laki itu telah menghalangi perempuan itu berzina karena telah mendapatkan uang, sehingga tidak perlu mengotori tubuhnya lagi.

Ketiga, laki-laki itu bersedekah kepada orang kaya yang kikir dan saat ini si kaya itu kini jadi orang yang dermawan. Ustadz hanan attaki mengatakan, hal tersebut merupakan dari niat yang baik.

“ini penjelasan dari hadist innamal a’malu binniyat bahwa amal itu tergantung kepada niat. Sesungguhnya allah membalas, memberi ganjaran, memberi pahala sesuai dengan apa yang kita niatkan. (RED)

 

Sumber : eramuslim.com

berita terkait

Komentar