Tri Rismaharini. (Foto: Net)
Tri Rismaharini. (Foto: Net)

Kemunculan Risma di Pilgub DKI 2017 Dianggap Fenomenal Seperti Jokowi

JAKARTA, TOPmedia - Politisi PDIP Masinton Pasaribu mengatakan kemunculan nama Tri Rismaharini dalam pertarungan di Pilgub DKI Jakarta 2017 dianggap menggetarkan politik. Dia mengatakan sosok Risma bukan dimunculkan partai, namun oleh masyarakat.

"Kemunculan Risma juga kami anggap fenomena, menggetarkan politik. Kader kami dimunculkan oleh beberapa kelompok masyarakat. Fenomenanya seperti 2012 lalu seperti pak Jokowi. Ini menjadi bahan pertimbangan kami juga nantinya," ujar Masinton kepada wartawan di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/7/2016)

Tanggal 21 Juli lalu DPP PDIP telah menyetorkan 6 nama cagub terpilih ke Megawati Soekarnoputri. Masinton mengatakan nama Djarot Saiful Hidayat dan Boy Sadikin ada di dalam daftar tersebut. "Dari internal yang mendaftar ada Boy Sadikin, Djarot, dua itu," ujar dia.

Apakah nama Risma termasuk dari 6 nama yang sudah dikantongi?"Kami belum memirit dompetnya bu Mega. tapi denger-dengernya sayup-sayup seperti itu. Ada nama bu Risma muncul dari bawah," kata Masinton.

Masinton kemudian memberikan sedikit bocoran ciri-ciri beberapa orang calon yang sudah dilaporkan ke Mega. "6 nama itu ada yang manis, cantik berjilbab, ada yang ganteng kelimis sesuai dengan keinginan warga Jakarta. (Namanya) ada di dompet bu Mega. Kalau diintip nanti dituduh copet," ujarnya berteka-teki.

Sebelumnya, beberapa kelompok relawan pendukung Jokowi menyatakan sikap mendukung Risma dalam Pilgub DKI. Salah satunya Projo yang menilai Risma sosok yang tepat memimpin DKI seperti Jokowi.

"Saya merasakan getaran dan atmosfir yang sangat kuat, itu faktanya. Saya tidak menutupi perasaan dan hati nurani teman-teman pendukung militan Jokowi menilai Risma lebih banyak kemiripan dengan Jokowi. Anti korupsi, pekerja keras, jujur, tegas dan dekat dengan rakyat," kata Ketum Ormas Projo Budi Arie Setiadi.

Begitu juga muncul dalam silaturahmi nasional antara Presiden Jokowi dengan relawan pada Minggu (24/7) lalu. Koordinator Pusat Informasi Relawan (PIR) Panel Barus menyebut ada sekitar 23 kelompok relawan yang berkumpul pada 22 Juni 2016 menyikapi Pilgub DKI.

Mereka menilai DKI Jakarta perlu pemimpin alternatif selain Ahok. Tentu sikap ini tidak menggambarkan sikap relawan keseluruhan, masih beberapa kelompok relawan.

"Secara pribadi saya ingin Pilkada DKI Jakarta ini Ahok mendapat lawan yang seimbang, dan menurut saya lawan yang seimbang untuk Ahok itu Ibu Risma," ucap Panel Barus di sela acara silaturahmi dengan Presiden Jokowi di Senayan, Jakarta, Minggu (25/7). (Detik.com)

berita terkait

Komentar