Dinas Perhubungan Provinsi Banten dan Kota Cilegon, serta  Kepolisian merazia angkutan barang, Kamis (14/11/2019). (Foto: TOPmedia)
Dinas Perhubungan Provinsi Banten dan Kota Cilegon, serta Kepolisian merazia angkutan barang, Kamis (14/11/2019). (Foto: TOPmedia)

Kelebihan Muatan Capai 100 Persen, Dishub Banten Tilang Puluhan Angkutan Barang di JLS

CILEGON,  TOPmedia - Puluhan angkutan barang yang melintasi jalan lingkar selatan (JLS) kelebihan muatan capai dua kali lipat, dari kapasitas yang sebenarnya. Hal tersebut, terungkap saat petugas gabungan dari Dinas Perhubungan Provinsi Banten dan Kota Cilegon, serta  Kepolisian merazia angkutan barang, Kamis (14/11/2019).

"Kalau kendaraan barang yang kita timbang ini rata-rata overload, dan overload ini cukup tinggi seperti dumptruk sebenarnya total grossnya 24 ton, tapi saat ditimbang ada yang 40 hingga 44 ton, jadi kelebihannya ada yang capai 20 ton. Dan pada razia kali ini, ada 30 unit kendaraan yang ditilang," ujar Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Sucipto.

Ia mengatakan, kebanyakan dumptruk yang kelebihan muatan dan melintasi JLS tersebut, memuat batu, pasir, dah bahan galian. Muatan tersebut yang membuat overload cukup tinggi. "Kendaraan overloading akan otomatis melebihi kapasitas rem dan daya mesin, hal ini sangat membahayakan pengguna jalan," katanya.

Kendati tidak bisa membuat kebijakan yang bikin jera, ungkap Sucipta, pihaknya berupaya untuk meminimalisir angkutan barang yang over dimensi dan over loading (ODOL), dengan menggelar operasi hingga menilang angkutan barang yang ODOL tersebut.

Kepala Pengendalian dan Operasi  Dishub Kota Cilegon Fathur mengungkapkan, operasi yang dilakukan oleh pihaknya adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh Dishub Provinsi pertiga bulan, sementara untuk pemilihan lokasi JLS memang sering dikeluhkan oleh para pengguna jalan, bahwa banyak angkutan barang yang parkir di badan jalan.

"Di Cilegon ada dua titik yang digelar operasi muatan barang, pertama di Jalan Bojonegara kedua JLS, untuk JLS selain banyak angkutan barang yang ODOL, juga banyak angkutan barang yang parkir di badan jalan," tuturnya.

Sementara itu, Kasi Pelanggaran Polda Banten Kompol Ketut mengungkapkan, selain merazia angkutan barang yang kelebihan muatan, pihaknya juga merazia angkutan barang yang tidak memiliki surat kelengkapan kendaraan. "Ada puluhan kendaraan yang tidak lengkap surat-suratnya, seperti SIM dan STNK," ujarnya menandaskan. (Ik/Red)

berita terkait

Komentar