Kamu Harus Tahu! Meski Beracun Ubur-Ubur Memiliki Manfaat Luar Bisa, Begini Cara Mengolahnya

TOPmedia – Ada beberapa jenis ubur-ubur yang beracun, ada pula yang aman dikonsumsi. Bahkan di Asia, banyak orang gemar mengonsumsinya karena manfaat ubur-ubur sebagai sumber kolagen dan juga sumber nutrisi.

Baca Juga

Namun sebelum mengonsumsi, pastikan jenis jellyfish yang dikonsumsi termasuk yang aman. Tak kalah penting, mengingat hewan air ini mudah rusak, pastikan proses pengolahannya tepat dan benar-benar bersih.

Cara aman mengonsumsi ubur-ubur

Setidaknya ada 11 spesies ubur-ubur yang dianggap aman dikonsumsi manusia, termasuk Rhoplema esculentum yang paling populer di Asia. Bagi yang baru pertama kali mencoba mengolah sendiri ubur-ubur, pastikan segera membersihkan menyeluruh setelah ditangkap.Secara tradisional, mengawetkan ubur-ubur dapat dilakukan dengan memberikan campuran alumunium dan garam. Dengan demikian, pH-nya bisa terjaga namun teksturnya tetap kenyal.Pastikan hanya mengonsumsi ubur-ubur yang sudah benar-benar bersih dan proses masaknya tepat. Tujuannya untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri atau patogen berbahaya lainnya.Tak kalah penting, faktor lain yang membantu menentukan kualitas ubur-ubur adalah warnanya. Jellyfish yang segar idealnya berwarna putih susu dan perlahan menguning setelah beberapa waktu.Namun ketika warnanya sudah menjadi kecokelatan, jangan dikonsumsi. Bisa jadi ubur-ubur ini telah rusak dan tidak aman dimakan.

Kandungan nutrisi ubur-ubur

Secara umum, ubur-ubur cukup rendah kalori namun tetap bisa menjadi sumber protein, antioksidan, dan mineral penting lainnya. Lebih jauh lagi, dalam 58 gram jellyfish kering terdapat kandungan nutrisi berupa:

  • Kalori: 21
  • Protein: 3 gram
  • Lemak: 1 gram
  • Selenium: 45% AKG
  • Kolin: 10% AKG
  • Zat besi: 7% AKG

Selain itu, ubur-ubur juga mengandung kalsium, magnesium, dan juga fosfor. Tak kalah menarik, lemak yang ada dalam ubur-ubur adalah asam lemak tak jenuh tunggal termasuk asam lemak omega-3 dan omega-6. Semuanya merupakan kebutuhan nutrisi penting.Lebih jauh lagi, ada pula penelitian yang menemukan bahwa beberapa spesies ubur-ubur mengandung polifenol cukup tinggi. Ini merupakan antioksidan penting dan bermanfaat bagi tubuh.

Manfaat ubur-ubur

Setelah tahu kandungan nutrisi, mari mengulik lebih dalam lagi manfaat mengonsumsi ubur-ubur, di antaranya:

1. Kaya antioksidan

Adanya polifenol cukup tinggi yang merupakan antioksidan dalam ubur-ubur sangatlah bernutrisi bagi tubuh. Fungsinya mulai dari mengoptimalkan fungsi otak hingga melindungi dari penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan juga kanker.

2. Sumber selenium

Di dalam ubur-ubur terdapat mineral esensial yaitu selenium yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari stres oksidatif. Bahkan, orang yang mendapat cukup asupan selenium memiliki risiko lebih rendah menderita penyakit-penyakit seperti kanker, Alzheimer, dan penyakit jantung.Tak hanya itu, selenium juga penting untuk metabolisme dan fungsi tiroid.

3. Tinggi kolin

Dalam 58 gram olahan ubur-ubur kering, sudah memenuhi 10% AKG mineral kolin. Fungsi mineral satu ini sangat penting, mulai dari sintesis DNA, mendukung sistem saraf, produksi lemak untuk membran sel, dan metabolisme lemak.Selain itu, kolin juga mengoptimalkan fungsi otak terutama untuk daya ingat dan memproses informasi. Bahkan, ada kemungkinan kolin mengurangi gejala kecemasan berlebih.

4. Sumber kolagen

Salah satu manfaat ubur-ubur yang populer datang dari kandungan kolagennya yang tinggi. Ini sangat penting untuk pembentukan jaringan termasuk di tendon, kulit, dan tulang. Mengonsumsi cukup kolagen dapat memberi beragam manfaat mulai dari kulit lebih elastis hingga cedera sendi yang berkurang.Ada pula klaim bahwa kolagen ubur-ubur dapat melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari, mempercepat proses pemulihan luka, hingga meredakan arthritis. Namun, masih perlu penelitian lebih lanjut untuk memastikan hal ini.

5. Potensi turunkan tekanan darah

Secara spesifik, kolagen dari ubur-ubur juga dianalisis atas perannya dalam menurunkan tekanan darah. Dalam studi terhadap kolagen dari ubur-ubur, ditemukan bahwa kandungan peptida kolagennya memiliki efek menurunkan tekanan darah cukup signifikan.Serupa dengan hal itu, studi terhadap tikus laboratorium yang memiliki tekanan darah tinggi dan mengonsumsi kolagen ubur-ubur setiap harinya juga memperlihatkan hasil yang sama. Tekanan darahnya menurun secara signifikan. Studi ini dilakukan selama 1 bulan.Meski menjanjikan, masih perlu penelitian lebih lanjut pada manusia. 

berita terkait

Komentar