Kadisnakertrans Pemprov Banten Al Hamidi (foto:google)
Kadisnakertrans Pemprov Banten Al Hamidi (foto:google)

Kadisnaker Banten Janji Berikan Pelatihan Kerja untuk Siti Aisyah

SERANG,TOPmedia - Pemprov Banten siap memberikan pelatihan kerja atau keahilan kepada Siti Aisyah, warga negara Indonesia (WNI) asal Kampung Rancasumur, Desa Sindang Sari Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Aisyah dibebaskan pengadilan Malaysia atas tuduhan dugaan pembunuhan kakak tiri Presiden Korea Utara Kim Jong Un, Kim Jong Nam. 

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Banten, Al Hamidi mengungkapkan, pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk keluarga Siti Aisyah. 

Kata Al Hamidi, ada rencana segera memberikan bekal keterampilan kepada wanita yang sempat dituduh melakukan pembunuhan tersebut.

"Sejak kemarin, kami terus berkoordinasi dengan keluarga Siti Aisyah, imigrasi dan pemerintah pusat. Kami sudah menyiapkan beberapa pilihan agar yang bersangkutan (Siti Aisyah) dapat bisa bekerja atau berusaha sesuai kemampuan dibidangnya," jelas Al Hamidi, Selasa (12/3/2019) seperti diberitakan di RMOL.com.

Dikatakan Al Hamidi, ada beberapa pilihan untuk Siti Aisyah seperti dilatih memask atau keahlian lainnya seperti menjahit atau merias kecantikan. 

"Yang lebih cepat memang diberikan pelatihan kewirausahan mandiri. Misalnya memasak dan menjual rumah makan," jelasnya.

Khusus untuk rumah makan lanjut dia, pihaknya berjanji akan sepenuhnya memberikan fasilitas dari modal sampai tempat. 

"InsyAllah kalau buka rumah makan, kita akan upayakan semuaya. Kalau memang Siti Aisyah bersedia dan serius, kita akan coba buat rumah makan 'Siti Aisyah' di sekitaran KP3B (kawasan pusat pemerintahan Provinsi Banten)," ujarnya. 

Namun jika Siti Aisyah kurang bermibat untuk usaha mandiri dan lebih memilih bekerja di perusahaan, Disnakertrans Banten berjanji akan memfasilitasinya. 

"Jika (Siti) lebih tertarik di industri, kami akan coba tempatkan sesuai dengan bidang dimiliki. InsyAllah kita akan fasilitasi," imbuhnya. (Red)

berita terkait

Komentar