Kodim 0602-Serang, Kolonel Infantri Soehardono  saat memberikan arahan pada anggota nya.
Kodim 0602-Serang, Kolonel Infantri Soehardono saat memberikan arahan pada anggota nya.

Jika TNI Terbukti Tidak Netral di Pilkada, Dandim 0602 Serang: Tak Ada Toleransi Sanksi

SERANG, TOPmedia -  Komandan Kodim 0602/Serang, Kolonel Infantri Soehardono mengungkapkan bahwa prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang bertugas di wilayah Kabupaten Serang, Banten wajib untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020. 
 
"Jangan sampai Babinsa, Danramil saya melakukan gegiatan obrolan empat mata dengan paslon, Jika itu terjadi dan kedapatan maka saya tidak akan beri toleransi untuk menindak secara tegas," di aula Makodim Kota Serang, Jumat (4/12/2020).
 
Jika ada prajuritnya yang kedapatan melanggar dan terbukti tidak menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pilkada tersebut, sambung Soehardono, maka pihaknya akan menindak secara tegas dengan peraturan yang belaku. 
 
"Oleh karena itu, kami TNI/Polri akan mendukung penyelenggara Pilkada yang diselenggarakan KPU agar berjalan aman," imbuhnya.
 
Untuk stabilitas keamanan di Kabupaten Serang, dikatakan Soehardono, yang menjadi wilayah teritorial Kodim 0602/Serang itu dapat dipastikan berjalan kondusif dan aman.  
 
Soehardono melanjutkan, pihaknya juga akan menginstrusikan kepada prajuritnya agar selalu mengawasi penerapan protokol kesehatan covid-19 disetiap Tempat Penungutan Suara (TPS) yang tersebar di 326 desa di Kabupaten Serang. 
 
"Nantinya, dalam pelaksanaan Pilkanda ini jangan sampai menimbulkan kerumunan," ungkapnya.
 
Dandim juga mengingatkan, para lembaga penyelenggara Pilkada serentak yakni Komisi Pemilihan Umun (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) jangan segan - segan untuk meminta bantuan TNI dalam hal apapun, termasuk dalam menyiapkan dukunga penyelenggara Pilkada 2020 agar berjalan sukses. 
 
"Jangan segan - segan, kami ada bukan untuk dihitung tetapi kami ada untuk diperhitungkan dalam mensukseskan jalanya pilkada pada tanggal 9 Desember 2020," tandasnya. (Adi/Red)

berita terkait

Komentar