Sahruji (kanan) saat ditetapkan sebagai Plt Ketua PPP Cilegon oleh Subadri (kiri) Ketua DPW PPP Banten. (Firasat/TOPmedia)
Sahruji (kanan) saat ditetapkan sebagai Plt Ketua PPP Cilegon oleh Subadri (kiri) Ketua DPW PPP Banten. (Firasat/TOPmedia)

Jelang Musyawarah Cabang, Plt Ketua PPP Cilegon Gencar Lakukan Kunjungan ke Tokoh Senior

CILEGON, TOPmedia – Usai ditetapkan sebagai Plt Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Cilegon, Sahruji terus gencar melakukan kunjungan kepada tokoh-tokoh politik senior pada partai berlogo Ka'bah tersebut.

Setelah diketahui, hal itu dilakukan oleh mantan politisi Partai Golkar untuk menyambut baik Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kota Cilegon yang akan digelar pada Sabtu (11/9/2021) mendatang.

"Saya dalam kurun waktu 2 minggu ini sudah mendatangi beberapa tokoh untuk sialturahmi minta doanya, minta dukungannya, minta kebersamaannya kembali ke rumah dalam rangka jalan pulang menuju Ka'bah", ungkap Sahruji kepada wartawan, Kamis (9/9/2021).

Sahruji yang juga masih menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Cilegon, mengaku akan terus melakukan kunjungan kepada para tokoh senior setelah terpilih menjadi Ketua Definitif PPP Kota Cilegon.

"Nanti setelah Muscab kami dan pengurus definitif akan menjadikan kunjungan tokoh sebagai agenda kerja partai, yang akan kami bangun adalah silaturahmi," tegasnya.

Menurutnya, sebagai pengurus organisasi tentu membutuhkan dukungan serta doa. Maka dari itu, pihaknya akan fokus pada Musyawarah yang tinggal menghitung hari tersebut.

"Kalo kami datang, silaturahmi kan orang merasa dimanusiawi kan. Meskipun mereka sudah pindah partai, kami kan ngunjungin personalnya, bukan mengunjungi partainya," terangnya.

Sahruji juga menyampaikan, agenda utama pada musyawarah tersebut adalah untuk membentuk tim formatur. Dimana, kata Dia, formatur terdiri dari DPC, PAC, DPW dan DPP.

"Nanti dalam Muscab itu kami membentuk formatur atas kesepatan Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ada, hasilnya kami sampaikan ke DPW dan Pusat," tutup Sahruji. (Firasat/Red)

berita terkait

Komentar