Petugas medis Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Serang, saat memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban. (Foto: TOPmedia)
Petugas medis Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Serang, saat memeriksa kondisi kesehatan hewan kurban. (Foto: TOPmedia)

Jelang Idul Adha, Hewan Kurban di Kota Serang Diperiksa

SERANG, TOPmedia - Untuk menghindari adanya penyakit hewan kurban jelang hari raya Idul Adha 1437 H, Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Serang, menerjunkan petugas medis untuk memeriksa lapak-lapak maupun kandang penjual hewan kurban di Kota Serang.

Kabid Peternakan Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Serang, Siswati, mengatakan,  jika nanti ada hewan kurban yang tidak sehat maka pihaknya akan melakukan tindak lanjut. Seperti meminta agar hewan itu tidak boleh dijual.

"Semua penjual hewan kurban di Kota Serang kita lakukan pengecekan. Jadi nanti hewan kurban yang sakit cepat terdeteksi, agar tidak menulari hewan kurban yang lain dan dipisahkan terlebih  dahulu,” ujarnya saat di temui di lapak hewan kurban di jalan Boru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (2/8/2016).

Menurut Siswanti, pada saat petugas melakukan pengecekan di lapangan, ditemukan beberapa hewan kurban yang tidak sehat fisiknya. Petugas menemukan hewan kurban yang matanya banyak mengeluarkan air dan ada yang cacat seperti sobekan di bagian telinga seperti usai berkelahi.

“Tadi setelah kita melakukan pengecekan terhadap hewan kurban yang ada, kita sempat mendapati penjual yang masih menjual hewan kurban tidak layak di jual. Seperti mata yang berair dan sobekan pada kulit,” paparnya.

Ditambahkan Siswanti, untuk saat ini Dinas Pertanian, Kelautan dan Perikanan Kota Serang, belum pernah mendapati hewan kurban yang penyakitnya parah.

”Ada penyakit hewan yang menular kepada manusia, itu yang saat ini kita sedang lakukan pengecekannya. Saat ini kita hanya mendapatkan penyakit yang ringan saja, belum ada penyakit yang fatal. Paling juga kaya penyakit  mata, lecet, lemes itu aja,” katanya. (Gilang/Red)

berita terkait

Komentar