Penjual batang pinang di Desa Kaliwadas, Kota Serang. (Foto: TOPmedia)
Penjual batang pinang di Desa Kaliwadas, Kota Serang. (Foto: TOPmedia)

Jelang Agustusan, Penjual Batang Pinang Sepi Pembeli

SERANG, TOPmedia - Dalam rangka menyambut HUT ke-71 Republik Indonesia atau Agustusan, biasanya perlombaan panjat pinang sering digelar di lingkungan warga. Namun hingga menjelang perayaan, penjual pohon pinang masih sepi pembeli.

Seperti dirasakan salah seorang penjual batang pinang, Pipin (40), saat ditemui di tempat jualannya di Desa Kaliwadas, kecamatan Serang, Kota Serang. Dirinya mengeluh karena dagangannya kurang laku, penjualannya berbeda dengan tahun sebelumnya.

"Sehari kadang empat kadang dua, beda sama tahun lalu mas, sehari itu bisa tujuh sampai sepuluh. Biasanya kita nyetok 200 batang, tahun ini mah cuma nyetok seratus batang, itu juga masih sisa 50 batang. Tahun ini mah pembelinya berkurang mas,” keluh Pipin, Kamis (11/8/2016).

Ditambahkan Pipin, batang-batang pinang tersebut ia beli di Tanjungsari, Lampung. Ukuran kecil harganya Rp75 ribu dan Rp100 ribu dengan ukuran yang lebih panjang. Batang pinang asal Lampung  tersebut kemudian oleh Pipin dan Rekan lainya diolah menjadi pinang panjat. Pembentukan pinang panjat itu biasanya dikerjakan oleh lima orang pegawai. Dalam satu hari, Pipin bisa mengerjakan tiga sampai empat buah pinang siap pakai.

"Saya mengerjakannya di bantu oleh lima rekan saya, masing-masing memiliki tugas sendiri. Ada yang melubangi, ada juga yang membersikan bagian luarnya. Sehari saya bisa dapat tiga sampai lima batang pinang siap digunakan,” jelas Pipin.

Terkait Omset, Pipin memaparkan bahwa tahun ini ia hanya bisa mengantongi Rp1 juta perhari. “Omset penjualan pohon pinang cukup lumayan pada tahun lalu, sekitar 2 sampai 3 juta. Namun, tahun ini saya paling dapet 1 juta perhari,” katanya.

Untuk harga satu batang pohon pinang yang sudah siap di gunakan, Pipin mematok harga yang termurah, mulai dari Rp400 ribu sampai Rp500 ribu.

“Untuk harganya sendiri masih seperti tahun sebelumnya, yang murah sebesar Rp400.000 hingga yang mahal Rp500.000 perbatangya. Tergantung ukurannya juga sih, itu juga sudah termasuk pengiriman se-kota Serang,” pungkas Pipin. (Gilang/Red)

berita terkait

Komentar