Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa. (Foto: TOPmedia)
Ketua DPD Gerindra Banten, Desmond J Mahesa. (Foto: TOPmedia)

Jadi Partai Berpengaruh di Banten, Gerindra Kemungkinan Lawan Tatu di Pilbup Serang 2020

SERANG, TOPmedia - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) sudah menjadi partai berpengaruh di Banten. Itu dibuktikan dengan naiknya jumlah perolehan kursi di Pemilihan Legislatif bulan April lalu.

Hal itu disampaikan Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa saat menggelar halal bihalal bersama para pengurus partai, di Gedung Graha Mahesa Gerindra Banten, Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Sabtu (22/6/2019).

"Di Kabupaten Lebak, yang tadinya kita punya 4 kursi menjadi 9 kursi begitu juga Pandeglang. Ini ada peningkatan, kita rata-rata bahkan di DPRD Provinsi kita pemenang," katanya.

"Pimpinan DPRD Provinsi kita pemenang, Tiga Kabupaten/Kota pemenang dan lima Kabupaten/Kota kita jadi wakil ketua. Kita ini bukan partai-partaian lagi," tambahnya.

Disinggung soal Pilkada 2020 di Kabupaten Serang, Gerindra Banten berencana menghidupkan kembali basis suara Pilpres 02. Bahkan akan membangun koalisi dengan Partai PKS dan PAN. Tetapi Gerindra akan melakukan kajian terlebih dahulu, agar bisa mewujudkan keinginan masyarakat Kabupaten Serang dan mengalahkan petahana, Ratu Tatu Chasanah.

Desmond mengatakan, bahwa ada keinginannya untuk meramaikan Pemilihan Bupati (Pilbub) 2020 di Kabupaten Serang, karena mengingat pertarunganya di 2015 hanya beberapa selisih saja.

"Kader kami dulu selisihnya beda dikit. Maka itu, kemungkinan kami akan menghidupkan kembali basis suara 02 untuk melawan Bu Tatu," ungkapnya.

Desmond juga mengaku, sebelum melangkah pada Pilkada serentak 2020, masih harus melakukan evaluasi dan kajian-kajian elektabilitas.

"Bahkan kami akan menanyakan kepada basis suara 02, sebagai pendapat untuk melawan Bu Tatu atau berdampingan dengan Bu Tatu. Ini masih dalam evaluasi dan kajian kami," jelasnya.

Seperti diketahui, dalam pelaksanaan Pilbub 2015, Ahmad Syarief Madzkurllah-Aep Syaefullah memperoleh 36,16 persen. Sedangkan Ratu Tatu Chasanah-Panji Tirtayasa mendapatian 60.54 persen. Berbeda selisi sebesar 30 persen. (Bie/kie/Red)

berita terkait

Komentar