Sungai Ciujung.
Sungai Ciujung.

Inilah Penyebab Sungai Ciujung Berubah Warna Akibat Limbah

SERANG, TOPmedia - Sungai Ciujung yang berada di wilayah Kabupaten Serang, ternyata masih menjadi persoalan maupun Pekerjaan Rumah (PR) bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang. Dikarenakan, sungai yang luasnya sekitar 1.850 Kilometer tersebut dikelilingi oleh ratusan perusahaan di Serang Timur.

Sehingga, dikatakan Sekretaris DLH Kabupaten Serang, Yani Setya Maulida, menyebabkan air sungai berubah warna, sebab limbah perusahaan tersebut dibuang ke sungai Ciujung. Tetapi, Yani menjelaskan, kejadian air sungai Ciujung berubah warna, pada saat musim kemarau. Sedangkan musim hujan, limbah pun akan mengalir dan tidak menyebabkan air berubah warna.

"Jadi ada baku mutu limbah dan baku mutu sungai. Kalau pakai baku mutu limbah sudah terpenuhi. Kalau baku mutu sungai 10 liter air dan 1 liter limbah barulah bisa mengalir. Tapi kalau musim kemarau, air sungai hanya 1 liter dan limbah 1 liter. Otomatis, sungai ciujung pun berubah warna," ungkap Yani saat ditemui di tempat kerjanya, Jumat (14/2/2020).

Maka itu, lanjut Yani, setiap perusahaan wajib memiliki tempat penampung limbah, agar tidak dibuang saat musim kemarau. "Makanya harus ada penampungan limbah setiap perusahaan. Supaya air sungai Ciujung tetap terjaga. Saat ini, barulah perusahaan Indah Kiat yang telah memiliki penampung limbah," jelas Yani.

Diketahui, berdasarkan data dari DLH Kabupaten Serang, terdapat 1.200 perusahaan dan 800 perusahaan yang dalam pengawasan. Disebabkan, dampak lingkungan berlebihan, serta banyak masyarakat yang melaporkan kepada DLH Kabupaten Serang.

Kemudian, presentasi perusahaan yang terbilang baik terdapat di daerah Puloampel. Sedangkan daerah Serang Timur belum terlalu ramah lingkungan, karena masih memakai manajemen keluarga. (Feby/Red)

berita terkait

Komentar