Gubernur Banten, Rano Karno. (Foto: Humas)
Gubernur Banten, Rano Karno. (Foto: Humas)

Inilah Keberhasilan Pemprov Banten yang Dimaksud Rano Karno

SERANG, TOPmedia - Secara umum penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Provinsi Banten terus mengalami peningkatan, baik kesejahteraan masyarakat dan pelayanan publik maupun daya saing daerah yang ditujukan oleh beberapa indikator.

Dikatakan Gubernur Banten, Rano Karno, Peningkatan Indek Pembangunan Manusia (IPM) dari 67,2 persen pada tahun 2003 menjadi 70,27 persen pada tahun 2015. Laju pertumbuhan Ekonomi (LPE) secara progresif pada triwulan II tahun 2016 mampu tumbuh sebesar 5,16 persen.

Begitupun dengan presentase penduduk miskin di Banten, mengalami penurunan dari 9,22 persen pada tahun 2003 menjadi 5,42 persen pada bulan maret 2016. Presentase pengangguran mengalami penururan dari 17,45 persen pada tahun 2003 menjadi 7,95 persen pada bulan Februari 2016.

“Bahkan PAD Provinsi Banten tahun 2001 sebesar Rp.212,39 Miliar meningkat menjadi Rp.5,2 Triliun pad tahun 2016 ini. Hal ini menunjukan adanya peningkatan kemandirian keuangan daerah. Termasuk rasio elektrifikasi Provinsi Banten PAD atahun 2002 sebesar 59 persen meningkat menjadi 94,78 persen pada tahun 2015,” sebutnya.

Gubernur melanjutkan, selain keberhasilan pencapaian indikator-indikator pembangunan diatas, masyarakat banten patut bersyukur dan bergembira atas keberhasilan kafilah banten meraih gelar juara umum dalam Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasaional ke-26 di Kota Mataram, NTB beberapa waktu lalu.

Penyampaian itu semua, disampaikan Gubernur Banten, Rano Karno saat menjadi inspektur upacara HUT RI ke-71 di lapangan KP3B Provinsi Banten, Curug, Kota Serang.

Hadir di panggung kehormatan antara lain, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Banten, Mantan Wakil Gubernur Banten HM MAsduki, tokoh serta pendiri Provinsi Banten, anggota DPR RI asal Provinsi Banten, anggota DPRD Provinsi Banten, pejuang veteran perang, kepala SKPD, serta pimpinan BUMD dan BUMS.

Tak ketinggalan, peserta upacara yang di dominasi oleh pegawai dan ASN Pemprov Banten, pelajar, mahasiswa, TNI, Polri, Pol PP dan perwakilan masyarakat tumplek berjejejer membentuk barisan masing-masing. (Hms/mg-1/red)

berita terkait

Komentar