Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (12/2). (Foto:Topmedia)
Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (12/2). (Foto:Topmedia)

Impact Besar Terhadap Kunjungan Wisatawan, Pemda Harus Hati-Hati Tetapkan Status Bencana

SERANG, TOPmedia - Kementrian Pariwisata (Kemenpar) meminta kepada pemerintah daerah (Pemda), untuk berhati-hati menyematkan status terkait bencana. Pasalnya, kebijakan tersebut memiliki impact besar terhadap ketakutan wisatawan untuk datang ke lokasi wisata terutama yang ada di Banten.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya saat berkunjung ke Anyer, Kabupaten Serang, Selasa (12/2).

"Saya ingatkan rekan-rekan Pemda disini hati-hati menyematkan status karena orang awam itu tidak mengerti status waspada, siaga awas," katanya kepada awak media.

Bagi masyarakat, dikatakan Arief, ketika pemerintah daerah memberikan status bencana maka masyarakat awam merasa itu sebagai suatu kondisi darurat.

"Akibatnya okupansi di Banten ini menurun, kurang dari 10 persen kondisi seperti ini kalau dibiarkan maka akan terjadi banyak PHK," ucapnya.

Yang paling bagus saat ini, dikatakan Arief adalah membuat status normal tapi semua kebutuhan yang ada tetap di support oleh pemerintah pusat.

Arief juga mengungkapkan, untuk meningkatkan kembali wisata di Banten kehadiran media bisa membantu seperti apa yang ditulis media Thailand dan Jepang itu sesuatu yang berbeda.   "Di Thailand misalnya lebih kepada pendekatan humanisme bukan dramatisasi, tapi idealisme terjaga dan media Jepang lebih kepada upaya recovery," ujarnya.

Sementara itu pemilik Sanghyang Resort,  Baron Indra Djaja menyampaikan kerugian akibat Tsunami sangat terasa sekali karena pembatalan yang dilakukan oleh konsumen banyak sekali. Karena reservasi hingga tahun baru itu sebenarnya sudah full dan Januari sudah ada meeting dan outing banyak, tapi di cancel.

"Mereka tunggu berita baik tentang Anyer dan Carita . Apalagi media nasional dan  internaional itu terus menyoroti Anyer dan Carita. Sementara kan tidak semua terdampak, disini misalnya tidak terkena sama sekali," katanya. (Ly/Red)

berita terkait

Komentar