foto: Iman Ariyadi (Wakil Ketua DPD II Golkar Cilegon)
foto: Iman Ariyadi (Wakil Ketua DPD II Golkar Cilegon)

Iman Ariyadi: Saya Menyayangkan Kader Golkar Hanya Diposisikan Calon Wagub

CILEGON,TOPmedia - Wakil Ketua DPD II Golkar Cilegon Tubagus Iman Ariyadi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Cilegon menyayangkan kebijakan DPP Partai Golkar yang memposisikan kadernya hanya sebagai calon wakil gubernur pada Pilgub 2017 mendatang.

Menurut Iman, Seperti dikutip di beritasatu.com  sejarah pertama di Pilgub Banten, kader Partai Golkar hanya diusulkan dan ditetapkan sebagai calon wakil gubernur. Padahal, Provinsi Banten merupakan basis Partai Golkar. Partai politik (Parpol) pemenang pemilu di Provinsi Banten adalah Partai Golkar.

“Jumlah kursi Partai Golkar di parlemen DPRD Banten paling banyak daripada partai lainnya. Seharusnya kader Partai Golkar Andika Hazrumy ditetapkan sebagai calon gubernur bukan calon wakil gubernur. Partai Golkar Cilegon mengusulkan Andika Hazrumy sebagai calon gubernur. Pertimbangannya jelas, Partai Golkar merupakan pemenang pemilu di Banten,” ujar Iman, Jumat (5/8) siang.

Sebagai kader partai di daerah, Iman menyatakan, Golkar Cilegon hanya menyampaikan aspirasi tanpa mampu mengintervensi keputusan DPP dan DPD I Partai Golkar untuk membahasnya.

“Kita kan hanya menyampaikan aspirasi kalau Golkar itu punya posisi untuk menjadi kepala daerah. Yang direkomendasi (Golkar) Cilegon Andika dan Haerul Jaman itu sebagai gubernur, bukan wakil gubernur,” ujarnya.

Kendati demikian, Iman menilai Partai Golkar masih memiliki peluang dan kesempatan untuk mengkaji putusan tersebut.

“Saya tidak mengatakan evaluasi, karena itu hak DPP. Cuma menanggapi persoalan pencalonan itu, sayang saja dengan komposisi kursi yang strategis, sama dengan PDIP. Banyak hal yang menunjang kemenangan calon dari Golkar, apalagi masyarakat juga masih percaya dengan Golkar. Ya dulu kan gubernur, bu Atut. Yah sekarang harusnya gubernur lagi,” tegasnya.

Seperti Diketahui, Wahidin Halim merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat. Ia pernah menjabat sebagai wali kota Tangerang. Wahidin juga pernah mencalonkan diri sebagai calon gubernur Banten berpasangan Irna Narulita pada Pilgub Banten 2011 lalu. Namun, pasangan Wahidin-Irna dikalahkan oleh pasangan calon Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno yang diusung oleh 11 partai politik pada saat itu.

Sementara Andika Hazrumy sendiri juga merupakan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Andika merupakan putra sulung mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Pada periode 2009-2014 Andika terpilih sebagai anggota DPD RI. Pada periode 2014-2019 Andika terpilih sebagai anggota DPR RI.

Sedangkan Rano Karno sendiri pernah menjabat sebagai wakil bupati Tangerang. Kemudian pada tahun 2011 mengundurkan diri karena maju di Pilgub Banten sebagai wakil gubernur mendampingi Ratu Atut Chosiyah. (tm-1/red)

berita terkait

Komentar