Peserta Alumni SMPN 1 Anyer, saat foto bersama. (foto:TOPmedia)
Peserta Alumni SMPN 1 Anyer, saat foto bersama. (foto:TOPmedia)

Hilangkan Trauma Tsunami Selat Sunda, Alumni SMPN 1 Anyer Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi

SERANG, TOPmedia - Bencana alam tsunami selat sunda pada 22 Desember 2018 silam, menimpa masyarakat di sekitar pesisir pantai Banten. Peristiwa itu menjadi sebuah kenangan yang tak terlupakan bagi warga pesisir Anyer khusunya, karena kejadian tersebut telah merenggut ratusan nyawa dan juga puluhan bangunan mengalami rusak berat.
 
Duka mendalam itupun, yang menyisakan trauma bagi pengunjung wisata untuk datang ke Pantai Anyer, di Kabupaten Serang. Kini, 10 bulan telah berlalu, hadirlah sebuah komunitas berasal dari Alumni SMPN 1 Anyer, Angkatan 89.
 
Mereka berusaha meyakinkan kepada seluruh masyarakat di Banten maupun Luar Banten, bahwa pantai Anyer yang berada di Kabupaten Serang telah aman dan nyaman di kunjungi.
 
Dalam kesempatan tersebut, Komunitas Alumni SMPN 1 Anyer tersebut mengadakan sebuah kegiatan diskusi bersama yang membahas tentang perkembangan ekonomi masyarakat pantai Anyer.
 
"Ini acara kesekian kalinnya, kami berwisata di pantai anyer dengan melakukan diskusi bersama. Kami ini sangat peduli terhadap tempat wisata pantai Anyer, dan kami nyakinkan bahwa pantai Anyer sudah aman serta nyaman di kunjungi untuk berwisata," ungkap ketua Alumni SMPN 1 Anyer, Angkatan 89, Buhari Muslim di tengah-tengah acara berlangsung, Minggu (22/09).
 
Menurutnya, untuk bisa menghidupkan kembali destinasi wisata di pantai anyer, membutuhkan kebersamaan untuk membersihkan sampah yang berserakan. Dengan begitu, kata dia, pantai Anyer pun akan terlihat lebih rapih dan nyaman di kunjungi.
 
"Kami berencana kegiatan ini dikerjakan rutin. Ini bentuk dari kepedulian kami sebagai warga Anyer," jelasnya.
 
Diketahui, sebanyak 50 anggota Alumni SMPN 1 Anyer angkatan 89, merupakan masyarakat asli Anyer dan sudah sukses dengan bekerja dengan berbagai daerah. Bahkan ada yang sudah bekerja di daerah Qatar. (TM3/Red).
 

Baca Juga

berita terkait

Komentar