Suasana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy-Sanuji menemui aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor Wali Kota Cilegon, Senin (1/3/2021).(Firasat/TopMedia)
Suasana Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon, Helldy-Sanuji menemui aksi demonstrasi mahasiswa di depan kantor Wali Kota Cilegon, Senin (1/3/2021).(Firasat/TopMedia)

Helldy-Sanuji Temui Aksi Demonstrasi Mahasiswa Se-Kota Cilegon di Hari Pertama Bekerja

CILEGON, TOPmedia - Baru hari pertama bekerja, pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon usungan Partai Beringin Karya (Berkarya) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Helldy Agustian - Sanuji Pentamarta sudah di demo puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC).

Baca Juga

Diketahui, puluhan mahasiswa tersebut menuntut pasangan Helldy-Sanuji agar dapat menandatangani nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) antara mahasiswa dengan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon terpilih, periode 2021-2026.

"Mungkin sepanjang sejarah, hari ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota datang dihadapan massa aksi sebagai bukti bahwa kami peduli terhadap IMC dan mahasiswa yang ada di Kota Cilegon, kan jarang-jarang Wali Kota nemuin demo," Kata Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian kepada massa aksi di depan kantor Wali Kota Cilegon, Senin (1/3/2021).

Berita Terkait: Hari Pertama Bekerja, Pemimpin Baru di Kota Cilegon Dapatkan Ucapan Selamat dari Mahasiswa

Lanjut Helldy, pihaknya menyetujui dan menghargai i'tikad baik para demonstransi. Namun, saat ini pihaknya masih harus melakukan rapat-rapat internal kepemerintahan serta penanganan Covid-19 di Kota Cilegon.

"Kami hari ini masih rapat internal, besok juga masih rapat internal, besoknya lagi rapat penanganan Covid-19, minggu depan rencananya kami akan menemui mahasiswa termasuk IMC sebetulnya, jadi tidak perlu adik-adik ke lapangan, artinya kita mau diskusi lebih dalam. Minggu depan, kita undang," Ucap Helldy yang juga Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Cilegon.

Helldy juga menuturkan, terkait beberapa tuntutan IMC dalam pengadaan fasilitas adalah bukan pihaknya yang menghitung untuk budgeting, melainkan kepemerintahan yang sebelumnya.

"Kami dengan tim transisi ini lagi menghitung mana yang bisa disingkronisasi dengan program KCS (Kartu Cilegon Sejahtera-Red), kemarin sudah ke Al-khairiyah, ke Untirta, UIN dalam rangka merealisasikan supaya orang cilegon bisa kuliah, sesuai komitmen kami," tegas mantan seles toyota tersebut.

Selain itu, Helldy juga menyampaikan bahwa tim transisi tersebut berasal dari akademisi Untirta sesuai bidangnya masing-masing.

"Beri kami waktu untuk menyelesaikan semuanya. Ini baru hari pertama kerja, kami masih harus melalukan rapat internal, jangan sampai salah persepsi. Dalam 100 hari kerja kami akan realisasikan beberapa item dalam KCS tersebut," pungkasnya.(Firasat/Red)

berita terkait

Komentar