Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian (Batik) saat melantik Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Honorer (FKGTH) Kota Cilegon di Aula Kominfo Kota Cilegon, Kamis (20/5/2021). (Firasat/TOPMedia)
Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian (Batik) saat melantik Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Honorer (FKGTH) Kota Cilegon di Aula Kominfo Kota Cilegon, Kamis (20/5/2021). (Firasat/TOPMedia)

Helldy Agustian Janjikan Gaji Guru Honorer di Kota Cilegon Tahun Depan Naik 50 Persen

CILEGON, TOPMedia – Angin segar kembali di keluarkan oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian. Kali ini Helldy mengaku akan segera merealisasikan janji kampanye untuk menaikkan 50% gaji guru honorer di Kota Cilegon pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.

Hal itu disampaikan Helldy Agustian usai melantik Forum Komunikasi Guru dan Tenaga Honorer (FKGTH) Kota Cilegon Periode 2021-2026 di Auditorium Kominfo Kota Cilegon, Kamis (20/5/2021).

"Di awal tahun 2022 kami sudah minta Pak Sekda (Sekretaris Daerah) untuk menaikkan honor guru sebesar 50%. Dari 450 ribu menjadi 650 ribu," Ungkap Helldy Agustian, Kamis (20/5/2021).

Selain itu, Helldy juga mengaku sedang mengkaji agar guru-guru honorer di Kota Cilegon dapat segera terverifikasi.

"Kita lihat rumusannya dulu, kita akan kaji secara dalam agar supaya harapan-harapan guru honorer salah satunya adalah adanya sertifikasi agar supaya nanti bisa berkompetisi," terang Ketua DPW Partai Berkarya Provinsi Banten.

Kemudian, tahun ini akan ada Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K). Dikatakan Helldy, P3K akan lebih banyak mengarah pada guru honorer sebanyak 400 hingga 500.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan guru honorer di Kota Cilegon harus bertahap. Saat sertifikasi dan lainnya kualitas guru harus betul-betul diperhatiakan.

"Pendidikan ini penting, ini diatur Undang-Undang di alinea 4, mencerdaskan kehidupan bangsa pasal 31 ayat 4 bahwa dana 20% dari APBD (Anggaran Pembanguan Belanja Daerah)," terangnya.

"Nah, nanti kalau udah ada sertifikasi dan yang lainnya penghasilan guru meningkat. Bisa saja nanti bukan BPJS saja, koperasi juga bisa," Imbuhnya.(Firasat/Red)

berita terkait

Komentar