Beberapa foto Gubernur Banten, Rano Karno saat bertemu dengan tamu-tamu yang di undang ke rumah dinas gubernur. (Foto:TOPmedia)
Beberapa foto Gubernur Banten, Rano Karno saat bertemu dengan tamu-tamu yang di undang ke rumah dinas gubernur. (Foto:TOPmedia)

Hasil Pertemuan di Rumah Dinas, Jaman Dinilai Paling Realistis Dampingi Rano

SERANG, TOPmedia - Dalam dua pekan terakhir di bulan Juli ini, rumah dinas Gubernur Banten, Rano Karno, ramai dikunjungi wartawan. Bukan tanpa sebab. Berkumpulnya awak media di rumah dinas 'Si Doel' itu karena ada sejumlah tamu penting yang diundang dan dikabarkan bagian dari upaya Rano Karno dalam menjaring sosok yang akan mendampinginya di Pilgub Banten 2017 mendatang.

Kabar itu mulai terbukti dengan hadirnya Walikota Serang, TB.Haerul Jaman ke rumah dinas gubernur dan melakukan pertemuan empat mata dengan Rano Karno, disusul pertemuan Rano dengan Plt. Ketua DPD Demokrat Banten, Aeng Haerudin.

Pertemuan tertutup Rano dengan masing-masing tamu undangannya tersebut berlangsung sekitar satu jam. Setelah bertemu empat mata dengan Aeng Haerudin, pada hari selanjutnya,  Rano melakukan pertemuan tertutup juga dengan Mantan Rektor IAIN, Prof. Tihami dan Mantan Bupati Serang, Ahmad Taufik Nuriman.

Tak berhenti sampai disitu, pada pekan ketiga di bulan Juli ini, Rano juga mengundang perwakilan dari kalangan birokrat, yakni Sekda Banten, Ranta Soeharta dan Asmudji HW yang juga mantan Pelaksana Tugas (Plt). Sekda Banten.

Setelah memanggil kalangan birokrat ini, kabarnya Rano sudah punya keputusan terkait siapa yang akan jadi pendampingnya di posisi Wagub.

Lantas dari para tamunya tersebut, siapa yang akan dipilih Rano Karno untuk mendampinginya dalam Bursa Pilgub Banten 2017.

Karena usai melakukan pertemuan tertutup dengan para tamunya, Rano selalu mengatakan bahwa pertemuan tersebut tidak ada hubungan dengan politik dan pencarian sosok bakal calon gubernur pendampingnya.

Menanggapi pertemuan tertutup Rano, Pengamat Politik yang juga akademisi Banten, Iksan Ahmad menilai, bahwa dari sejumlah nama yang diundang Rano ke rumah dinasnya, Rano dinilai lebih realistis jika berpasangan dengan Tb.Haerul Jaman.

Iksan berpendapat, Jaman merupakan representasi dari dinasti politik Atut yang hingga saat ini disebut memiliki loyalis yang sudah mumpuni. Jaman pun menurut Ikhsan punya modal kuat untuk menggerakan partai politik serta punya basis massa hingga akar rumput.

“Walau Jaman terkesan tidak cerdas, tapi di banding calon lain kriteria tersebut lebih lengkap,” ujar Iksan kepada TOPmedia, Rabu (27/07/2016).

Iksan meyakini, jika Rano Karno tidak berpasangan dengan Andika, maka Jaman memiliki potensi untuk memecah suara di keluarga dinasti. "Jaman juga kan representasi daru keluarga dinasti. Jika Andika tidak dipinang oleh Rano Karno dan misalkan berpasangan dengan Wahidin Halim, Jaman lah yang nantinya akan memecah suara," tukasnya. (TM1)

berita terkait

Komentar