Walikota Serang Syafrudin
Walikota Serang Syafrudin

Harga Daging Mahal, Pemkot Serang Berencana Gelar Operasi Pasar

SERANG, TOPmedia - Pedagang daging di Kota Serang sejak Jumat (22/1/2021) kemarin mogok berjualan, hal tersebut diakibatkan mahalnya harga daging.

Wali Kota Serang, Syafrudin mengakui harga daging memang sedang mahal. Menurut dia, daging harga Rp.120 ribu menjadi Rp.130 ribu.

Syafrudin melanjutkan, pihaknya menggandeng Badan Urusan Logistik (Bulog) untuk memenuhi kebutuhan daging di masyarakat. Namun ia mengaku bingung daging yang di drof Bulog malah tidak laku, padahal harganya murah.

"Daging itu mahal dari Rp120 menjadi Rp130 sekarang ini, kemudian tadi itu di drop dari Bulog, daging yang beku, tapi ternyata daging beku tidak habis tadi itu, saya informasi dari kepala Dinas tidak habis yang di drof dari Bulog, harganya malah lebih murah. Saya juga bingung kenapa ga laku ini," katanya kepada wartawan di Kota Serang, Sabtu ((23/1/2021).

Untuk sementara ini, sambung Syafrudin, pihaknya belum bisa mengambil langkah apa yanh akan diambil mengatasi permasalahan tersebut. Pihaknya akan melihat terlebih dahulu kondisi ini sampai hari Selasa (26/1/2021) kedepan.

"Langkah pemkot sebenernya ingin melihat dampai hari selasa dulu. Nanti mungkin akan mengambil langkah," imbuhnya.

Harga daging menjadi mahal, dikatakan Syafrudin, disebabkan kelangkaan daging. Kata dia, ini bukan hanya terjadi di Kota Serang, bahkan di Indonesia, ternasuk seluruh Banten.

"Sebenernya pedagang juga sudah ditemui oleh kepala dinas. Karena memang kelangkaan ini menjadi harga daging naik, tidak hanya terjadi di Kota Serang, terjadi di seluruh Indonesia, malah di Banten itu ya seluruh Banten," terangnya.

Syafrudin juga mengaku akan melakukan Operasi Pasar (OP), tapi sewaktu-waktu saja, apabila diperlukan,"OP (Operasi Pasar) sewaktu waktu bila diperlukan," tandasnya.(Adi/Red)

berita terkait

Komentar