Alun-Alun Kota Serang. (foto:Net)
Alun-Alun Kota Serang. (foto:Net)

Hampir 13 Tahun Kota Serang Menyandang Predikat Termiskin di Provinsi Banten

SERANG, TOPmedia - Selama hampir 13 tahun, Kota Serang telah menyandang predikat kota termiskin se-Provinsi Banten. Belum lagi, persoalan gizi buruk, stunting, kesehatan, kemudian persampahan dan beberapa permasalahan lainnya. Hal ini diakibatkan karena tanggung jawab dari para aparat desa, mulai dari RT, RW, Lurah hingga Camat kurang memperhatikan kondisi wilayahnya masing-masing.

Menanggapi itu, Wali Kota Serang Syafrudin, mengatakan, sudah 13 tahun Kota Serang menyandang predikat termiskin se-Provinsi Banten. Maka dari itu, perlu dilakukan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) di tiap kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Hal itu dilakukan, agar pimpinan daerah mengetahui keluhan aspirasi warganya.

"Kemiskinan ini karena para RT, RW dan Lurah kurang bertanggung jawab terhadap warganya. Sehingga pembangunan di Kota Serang dianggap tanpa perencanaan yang matang dan benar oleh Pemerintah Provinsi Banten. Bahkan, Kota Serang mendapat predikat termiskin di Provinsi Banten, selama 13 tahun," ujarnya, Sabtu (25/1/2020).

Selain itu, Syafrudin menjelaskan, Musrenbang merupakan upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Serang dalam mengakomodir keinginan masyarakat, melalui perencanaan atau usulan dari tingkatan yang paling bawah. Musrenbang dilakukan agar pembangunan dapat tertata dengan baik. Oleh karena itu, pembangunan Kota Serang harus benar-benar berdasarkan perencanaan yang matang.

"Sebelum Musrenbang tingkat kecamatan, telah dilaksanakan dulu Musrenbang tingkat kelurahan agar keinginan masyarakat itu dapat terakomodir. Pembangunan yang dilaksanakan kedepan itu harus dengan perencanaan yang baik dan tertata. Karena akan lebih bagus dan pembangunan di Kota Serang sendiri akan cepat selesai," ucapnya. (TM-1/Red)

berita terkait

Komentar