Danrem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Czi Ito Hediarto.
Danrem 064/Maulana Yusuf, Kolonel Czi Ito Hediarto.

Hadapi Tahun Politik, Danrem 064/MY Minta Prajurit TNI Harus Netral

SERANG, TOPmedia - Menghadapi tahun politik yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018, Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Komandan Resor Militer (Korem) 064/Maulana Yusuf (MY), Kolonel Czi Ito Hediarto meminta kepada seluruh jajaran prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk menjaga netralitas.

"TNI harus netral, tidak boleh terlibat dalam dunia politik atau melibatkan diri dalam dunia politik. Kita ketahui pada tahun 2018/2019, merupakan tahun politik, sebab pada tahun tersebut perhelatan politik, baik Pileg atau Pilpres akan dimulai," ujar Ito, usai acara memperingati Hari Juang Kartika 2017 di Alun-alun Barat Kota Serang, Jumat (15/12/2017).

Ia juga menegaskan akan menindak setiap prajurit TNI yang terlibat dalam perhelatan politik Pilkada, Pileg maupun Pilpres.

"Kami akan tindak apabila ada anggota TNI yang menciderai amanat reformasi ini," tegasnya.

Dengan demikian, pihaknya menegaskan akan tetap menjaga netralitas dan profesionalitas TNI untuk mengawal semangat yang menjadi cita-cita semua masyarakat Indonesia.

“Dari hasil survei terhadap lembaga Negara, kepercayaan tertinggi diberikan kepada TNI. Jadi jelas, TNI tetap netral dan solid menjaga profesionalisme,” pungkasnya.

Diketahui, agenda politik yang sudah dekat akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2018 adalah pilkada serentak di 171 daerah termasuk empat kabupaten/kota di Banten seperti, Kota Tangerang, Kota Serang, Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Lebak. (Gilang/Red)

berita terkait

Komentar