Ilustrasi (Foto:Net)
Ilustrasi (Foto:Net)

Hadapi Gerakan People Power, Polda Terapkan Status Siaga Satu di Banten

SERANG, TOPmedia – Status siaga satu diterapkan Polda Banten, sejak satu hari sebelum gerakan people power, pada 22 Mei 2019. Status tersebut diterapkan hingga 28 Mei 2019, atau hingga kondisi di anggap telah kondusif kembali.

"kita melakukan siaga 1, dalam rangka ikut mengamankan tahap inti pengumuman pemilu pusat," kata AKBP Edy Sumardi, Kabid Humas Polda Banten, saat ditemui di Gerbang Tol Serang Timur, Kota Serang, Banten, Rabu (22/05/2019).

Setidaknya, ada enam Polres dilingkup Polda Banten, yakni Polres Cilegon, Serang Kota, Serang, Pandeglang, Lebak dan Polresta Tangerang. Sedangkan Polres Metro Tangerang dan Tangsel, berada dibawah Polda Metro Jaya.

Seluruh jajaran Polda Banten di perintahkan melakukan patroli dalam skala besar, yang juga melibatkan TNI.

"Kita melaksanakan kegiatan patroli sekala besar, yang melibatkan teman-teman TNI, yang bersinergis (patroli) menggunakan sepeda motor dan roda empat," terangnya.

Kantor KPU Dan Bawaslu tak luput dari penjagaan ketat, anggota Polri Dan TNI.

"Kita juda melakukan operasi, mencegah masuknya sajam, miras, narkoba dan premanisme ke Banten," jelasnya.

Dalam satus tersebut, Senjata api (senpi) jenis revolver dan senjata tajam (sajam), disita oleh Polres Serang Kota, saat melakukan razia pengamanan di gerbang tol Serang Timur (Sertim), Kota Serang, Banten. 

"Kita temukan juga senpi, tapi mainan, kita amankan (senpi mainannya)," kata Kompol Andra Wardhana, Wakapolres Serang Kota.

Hingga pukul 02.30 wib, Rabu 22 Mei 2019, belum ditemukan massa aksi People Power yang berangkat melalui Kota Serang, menuju Jakarta."Sampai saat ini, kita belum menemukan kelompok massa dari Serang menuju Jakarta," jelasnya.

Dua gerbang tol di wilayah Kota Serang di jaga ketat pihak kepolisian, mengantisipasi senjata berbahaya dibawa menuju Jakarta, yang tengah terjadi demonstrasi."Kita antisipasi kendaraan dan barang bawaan, seperti sajam, senpi dan senjata berbahaya lainnya," terangnya. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar