Ilustrasi
Ilustrasi

Gunakan Senjata Api, Stadion Kota Serang Jadi Tempat Curanmor Beraksi

SERANG, TOPmedia - Tempat asik nongkrong di warung sekitaran Stadion Ciceri Kota Serang, ternyata menjadi tidak aman. Dikarenakan, Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Kabupaten Serang berhasil menangkap pelaku pencurian bermotor yang bersenjata api bernama Herman (24).

Tersangka Herman merupakan warga Desa Bandarmas, Keluragan Tanjungaji, Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur diamankan, berserta barang bukti satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan 3 butir amunisi aktif, sebilah pisau, satu gagang kunci T berikut 6 mata kunci T serta 1 unit motor.

Kapolres Kabupaten Serang, AKBP Mariyono menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka pelaku pencurian motor parkiran ini merupakan hasil penyelidikan Tim Resmob yang dipimpin Ipda Priyanto. Tersangka yang kerap membekali diri dengan senjata api rakitan kerap nongkrong di sekitaran Stadion Ciceri di Kota Serang.

"Tersangka berhasil diamankan pada kemarin Rabu siang tanpa melakukan perlawanan. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan sejumlah barang bukti, diantaranya senjata api rakitan jenis revolver yang diselipkan di pinggangnya," ungkap Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP David Adhi Kusuma kepada awak media, Kamis (18/2/2021).

AKBP Mariyono menjelaskan, pemeriksaan terhadap tersangka Herman masih berlangsung. Dari pemeriksaan awal ini, tersangka mengakui telah melakukan pencurian motor di parkiran kios handphone di Jalan Raya Jakarta - Serang, Kampung Kadingding, Desa/Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang pada Jumat (18/12/2020) sekitar pukul 12.30.

"Dari lokasi parkiran ini, tersangka Herman berhasil membawa kabur karyawan swasta warga Kampung Cembeh, Desa/Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang," jelasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim, AKP David Adhi Kusuma menambahkan, tersangka Herman pada saat mejalankan aksinya ditemani oleh Ir alias Jarwo (DPO). Terkait senjata api rakitan, lanjut Kasatreskrim, tersangka selalu membawanya untuk antisipasi jika aksinya diketahui masyarakat atau pemilik kendaraan. Namun dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku belum pernah mempergunakannya.

"Jadi, saat melakukan aksi kejatannya tersangka bersama rekannya yang masih dalam pengejaran. Terkait motor hasil curian, tersangka mengaku sudah menjualnya ke penadah di daerah Tangerang. Soal penadah serta senjata api rakitan akan terus kami kembangkan," tandas AKP David seraya mengakhiri wawancara. (Feby/Red)

berita terkait

Komentar