Ilustrasi Disuntik Vaksin
Ilustrasi Disuntik Vaksin

Gugup Hadapi Suntikan Vaksin? Begini cara mengatasinya

TOPmedia – Pesawat yang membawa 15 juta bahan baku vaksin dar Tiongkok, tiba di Indonesia pada Selasa, 12 Januari 2021 pukul 12.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Banten.   

Vaksin yang di terima kali ini merupakan vaksin tahap ketiga yang di terima oleh pemerintah Indonesia. Seperti diketahui, pelaksanaan  vaksinasi Covid-19 di Indonesia akan mulai dilakukan pada Rabu 13 Januari 2021 dimana, Presiden Joko Widodo (Jokowi) merupakan penerima vaksin Corona pertama.

Namun Selain Jokowi, sederet tokoh publik, dari Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr Daeng M Faqih serta sebanyak 181,5 juta warga Indonesia menjadi target vaksinasi dalam 15 bulan ke depan. Meski sosialisasi sudah digencarkan, masih ada juga yang merasa cemas, khawatir, hingga takut untuk disuntik vaksin Corona.

Dikutip dari detikhealth.com, Menurut psikiater dari RS Jiwa Marzoeki Mahdi Bogor, dr Lahargo Kembaren, SpKJ, timbulnya rasa cemas terhadap vaksin Corona adalah hal yang wajar dan alamiah.

"Rasa cemas, takut, khawatir terhadap pelaksanaan vaksin COVID-19 adalah hal yang wajar dan alamiah. Ceritakan mengenai perasaan tersebut pada orang yg kita percaya agar bisa lebih lega," kata dr Lahargo melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Rabu (13/1/2021).

Dr Lahargo juga menjelaskan, ada beberapa cara untuk mengatasi rasa cemas terhadap vaksin Corona, di antaranya :

1.       Cari informasi terpercaya

Dr Lahargo mengatakan, rasa takut dan cemas biasanya muncul karena ketidaktahuan dan simpang siurnya informasi yang didapat mengenai vaksin. Oleh karena itu, sebaiknya carilah informasi dari sumber yang dapat dipercaya agar rasa khawatir itu dapat dikendalikan.

"Cari tahu sebanyak-banyaknya terutama mengenai apa yang kita khawatirkan, misalnya, efek samping dan bagaimana mengatasinya, bagaimana rekomendasinya, seperti apa proses pembuatan vaksin, dan lain-lain," jelasnya.

2.       Hindari berita hoax

Berita hoax adalah berita yang tidak jelas sumber dan kebenarannya, yang biasanya bersifat menakut-nakuti.

"Berita hoax yang tidak jelas akan menambah kecemasan kita. Hindari juga meneruskan berita berita yang demikian ke orang lain. 'Saring sebelum sharing'," ucap dr Lahargo.

3.       Pertimbangkan untung dan risikonya

Menurut dr Lahargo, apabila merasa cemas dan takut untuk disuntik vaksin Corona, maka pertimbangkan untung dan risikonya. Misalnya, bila tak divaksin, maka risiko tertular COVID-19 akan tetap besar dan dapat menimbulkan kesakitan bahkan kematian.

"Kita memang tidak mengetahui semuanya, tetapi vaksin akan meningkatkan imunitas tubuh kita melawan infeksi virus Corona dan risiko menularkan ke orang lain juga berkurang," ujarnya.

4.       Buat keputusan

Terakhir, dr Lahargo menyarankan untuk membuat keputusan yang bulat bahwa apa yang akan dilakukan adalah untuk membawa kebaikan, baik untuk diri sendiri maupun lingkungan sekitar.

"Jangan membuat keputusan berdasarkan kecemasan dan ketakutan. Buatlah keputusan berdasarkan harapan dan kemungkinan," tuturnya. (Luvita/Red)

berita terkait

Komentar