Menpora, Imam Nahrawi dan Gloria Natapradja Hamel. (Foto: Net)
Menpora, Imam Nahrawi dan Gloria Natapradja Hamel. (Foto: Net)

Gagal Jadi Paskibraka di Istana, Gloria Ditunjuk Jadi Duta Kemenpora

JAKARTA, TOPmedia - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi merasa salut atas semangat Gloria Natapradja Hamel (16), lantaran gagal sebagai anggota Paskibraka 2016 di Istana Negara. Imam justru memberi apresiasi lain. Dia menunjuk Gloria sebagai Duta Kemenpora meski statusnya bukan warga negara Indonesia (WNI).

"Dia (Gloria) menginspirasi saya, mungkin secara psikis dia tertekan, saya sempat sedih. Kita berusaha sebaik mungkin, apapun keputusannya harus legowo. Pelajar Indonesia harus hebat, punya karakter, punya watak, dan menggapai cita cita setinggi langit," ungkap Imam di kantornya, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8).

Menurut Imam, nantinya Gloria ditugaskan sebagai pendamping tiap program dibuat Kemenpora. Pelbagai program itu mulai dari olahraga hingga soal kepemudaan.

"Ya tugas duta itu tadi akan mendampingi saya, mendampingi para deputi maupun program-program yang dilaksanakan Kemenpora ini, baik yang terkait kepelajaran, kepemudaan, keolahragaan. Agar mereka tidak semata-mata berlatih fisik, tapi juga berlatih mental," ujarnya, seperti dikutip dari Merdeka.com.

"Mental itu penting, mental optimis, mental kuat, mental suportif yang harus dididik. Gloria nanti akan menjadi salah satu motivator, dan inspirator bagi anak-anak muda seusianya," tambahnya.

Pada kesempatan sama, Gloria mengaku siap menerima tawaran Imam sebagai Duta Kemenpora. "Duta menpora, tanggung jawab luar biasa. Untuk membangkitkan semangat Indonesia, saya siap," tutur Gloria.

Dia mengaku telah mengambil hikmah atas kegagalannya menjadi salah satu Paskibraka. "Saya bisa menjadi lebih baik, harus sportif. Saya sudah harus menerima kenyataan, ini adalah awal bukan akhir dari saya," terangnya.

Dia mengaku sangat bersyukur telah menjalani pelatihan dan karantina sebagai calon Paskibraka selama lima bulan. "Prosesi diklat, ditempa dilatih secara fisik, mental menghadapi sebuah permasalahan. saya tidak menyesal, saya bisa belajar dewasa. Segala hal yang saya inginkan belum tentu terwujud," paparnya.

Tidak lupa, Gloria meminta kepada anak muda di seluruh Indonesia untuk tidak gampang menyerah dan putus asa. Terutama saat mengalami suatu permasalahan.

"Hikmahnya saya bisa ketemu pak menteri, ini bukan akhir dari segalanya, di mana kalian belajar kalian bisa lebih dari ini. Saya generasi penerus bangsa, dan ditanamkan. Kalau bukan kita, siapa lagi. Kita harus mencoba, jangan bilang gagal kalau belum coba," tandasnya.

berita terkait

Komentar