Pep Guardiola. (Foto: Net)
Pep Guardiola. (Foto: Net)

Franck Ribery: Pep Guardiola Kurang Pengalaman Tapi Banyak Omong

TOPmedia - Pep Guardiola kurang pengalaman, tetapi banyak omong. Demikian yang diklaim oleh Franck Ribery. Menurut sang winger Bayern Munchen, selama Pep melatih Die Roten, juru taktik berkepala plontos tersebut membuat sepakbola terlihat lebih rumit. Ribery juga menyebut, Pep melakukan blunder ketika kalah dari Atletico Madrid di semifinal Liga Champions musim lalu. Apa saja yang dibeberkan Ribery tentang mantan pelatihnya?

Di awal-awal kedatangan Pep Guardiola, Franck Ribery menjadi ‘anak manis’ yang mengikuti petunjuk sang pelatih. Bahkan Ribery sempat menyanjung Pep, yang disebutnya ‘bakal menyulap Ribery seperti Lionel Messi’. Tetapi kini semuanya sudah berubah. Setelah Pep hengkang ke Manchester City, Ribery justru blak-blakan tentang kekurangan pria yang pernah menangani Barcelona itu.

Ada dua kombinasi Pep Guardiola yang tidak disukai Franck Ribery. Karena, di satu sisi, “Guardiola adalah pelatih muda yang kurang pengalaman”. Sementara, terkait filosofi Pep yang diterapkan ke Bayern Munchen, menurut Ribery, filosofi itu terlalu berat. Segalanya serba detail dan rumit. “Kadang (Pep) bicara terlalu banyak … (padahal) sepakbola sangat mudah.”

Di Bayern Munchen, Pep Guardiola gagal meraih gelar Liga Champions. Padahal di Barcelona, sang juru taktik berhasil menggondol piala itu dua kali. Diyakini Ribery, hal itu bukan salah siapa-siapa kecuali Pep sendiri. Pasalnya, Pep melakukan blunder dengan tidak memasang skuat inti Bayern sepenuhnya.

Dalam pertandingan melawan Atletico Madrid, disebukan Ribery, “Anda tidak bisa melakukan kesalahan di semifinal Liga Champions. Thomas Muller tidak bermain sejak awal (di leg pertama di Vicente Calderon) dan Jerome Boateng, sebenarnya sudah pulih dari cedera yang dideritanya. Tapi ia tidak dipilih masuk starting XI dan harus menontong pertandingan dari bangku penonton.”

Ribery sendiri, mengaku lebih bebas dan termotivasi sejak kepergian Pep. Kepada Kicker, winger yang kini sudah pensiun memperkuat Prancis tersebut merasa lebih percaya diri di bawah naungan Carlo Ancelotti. Ribery menyamakan Don Carlo dengan Jupp Heynckes dan Ottmar Hitzfeld.

 

 

 

Sumber: www.sidomi.com

berita terkait

Komentar