Ilustrasi.*
Ilustrasi.*

Empat Tersangka Sindikat Curanmor di Kota Serang Diringkus Polisi

SERANG, TOPmedia - Sindikat pencurian motor di Kota Serang berhasil diungkap Tim Jawara dan Reserse Mobile (Resmob) Polda Banten. Dalam pengungkapan itu, tiga pelaku curanmor dan satu penadah ditangkap di rumahnya masing-masing serta di Alun alun Kota Serang, Kamis (19/9/2019) malam dan Jumat (20/9/2019) dini hari.

Keempat tersangka itu, Muhaji (30) warga Kelurahan Warung Jaud, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Rohman (40) warga Kelurahan Tegal Sari, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Asep Hendrawan (36) warga Kelurahan Cipare, Kecamatan, Serang Kota dan Ayub (28) warga Desa Kebonratu, Kecamatan Lebak wangi, Kabupaten Serang.

"Dari para tersangka ini, kami amankan motor Yamaha Vixion dan Honda Scoopy, 1 unit handphone Oppo serta 4 alat kunci kerja kejahatan sebagai barang bukti," ungkap Direktur Reskrimum Polda Banten, Kombes Novri Turangga, Jumat (20/9/2019).

Pengungkapan kasus pencurian motor ini, kata Novri, berawal dari laporan masyarakat bahwa Yamaha Vixion milik warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, berada di rumah tersangka Ayub di Desa Kebon Ratu. Berbekal dari informasi itu, Tim Resmob dan Jawara Polda Banten segera bergerak.

"Tersangka Ayub berhasil kita amankan di rumahnya dan kemudian tersangka berikut motor yang diduga hasil curian dibawa ke kantor untuk dimintai keterangan," terang Dirreskrimum, didampingi Kasubdit Jatanras AKBP Asep Sukandarisman.

Dari keterangan Ayub inilah diperoleh informasi bahwa Yamaha Vixion dibeli dari tersangka Asep Hendrawan yang kemudian berhasil diamankan saat nongkrong di Alun-alun Kota Serang, Jumat sekitar pukul 01.00 WIB. Dalam pemeriksaan, Asep mengakui jika motor Yamaha Vixion tersebut dicuri dari halaman rumah warga di Lingkungan Pagedangan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang.

"Saat beraksi mencuri motor, tersangka Asep dibantu dua rekannya yaitu Muhaji dan Rohman dan berhasil kita amankan di rumahnya. Sesuai lokasi pencurian, tersangka dan barang bukti, kami limpahkan ke penyidik Polsek Walantaka," ujarnya. (Tb/Red)

berita terkait

Komentar