Pemuda pengedar obat keras RR Warga Cipare di Ruang Intrograsi, Mapolres Serang
Pemuda pengedar obat keras RR Warga Cipare di Ruang Intrograsi, Mapolres Serang

Edarkan Pil Koplo, Warga Cipare Kota Serang Diamankan Polres Serang

SERANG, TOPmedia – Seorang pemuda warga Kota Serang, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, berinisial RR (23), terancam hukuman 15 tahun penjara, karena kedapatan mengedarkan obat keras tanpa mengantongi izin edar.

Tersangka RR ditangkap personil Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Serang di rumah kontrakannya di Kota Serang, Sabtu (4/9/2021) sore. 

Dari tersangka pengangguran inipun, diamankan 78 butir pil koplo jenis tramadol, alprazolam dan rixlona serta satu unit handphone. Selain itu, turut diamankan uang hasil penjualan obat sebanyak Rp335 ribu.

"Tersangka terancam hukuman 15 tahun penjara karena mengedarkan obat tanpa mengantongi izin sesuai Pasal 196 UU RI No.36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan," ungkap Kasatresnarkoba, Polres Serang, Iptu Michael K Tandayu di Mapolres Serang, Selasa (7/9/2021).

Iptu Michael menjelaskan, penangkapan RR berawal dari laporan warga yang resah karena rumah kontrakannya kerap didatangi bahkan sering dijadikan tempat kumpul warga yang tidak dikenal. Sekitar pukul 15:00, Tim Opsnal yang dipimpin Ipda Jonathan Sirait melakukan penangkapan.

"Saat ditangkap, tersangka berada di dalam kontrakannya tanpa melakukan perlawanan. Sedangkan barang bukti 3 jenis obat keras dan uang hasil penjualan obat ditemukan dalam kantong plastik di atas lantai," jelasnya.

Iptu Michael juga mengakui, motif jualan obat keras secara ilegal dilakukan tersangka karena untuk memenuhi kebutuhan hidup. Bisnis jual beli pil koplo ini diakui tersangka sudah berjalan selama 1 bulan.

"Sudah berjalan satu bulan menjual obat keras dan keuntungannya buat kebutuhan sehari-hari. Tersangka beralasan karena tidak memiliki pekerjaan tetap," katanya.

Tidak lupa, ia mengimbau, kepada masyarakat untuk menjauhi narkoba, apapun bentuknya. Michael menegaskan sesuai perintah Kapolres, pihaknya akan menindak tegas siapapun yang terlibat narkoba. 

"Akan kita tindak tegas, jadi kami minta jauhi narkoba," tandasnya seraya mengakhiri wawancara. (Feby/Red)

berita terkait

Komentar