Anggota Bawaslu Banten, Nuryati Solapari (foto:net)
Anggota Bawaslu Banten, Nuryati Solapari (foto:net)

Dua TPS di Banten Terancam Pemilihan Suara Ulang

SERANG,TOPmedia - Dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) masing-masing di Kota Serang dan Kabupaten Tangerang terancam Pemungutan Suara Ulang (PSU). Dua TPS tersebut yakni TPS 05 di Cipocok Jaya, Kota Serang dan TPS 01 Desa Bunar, Kecamatan Suka Mulya, Kabupaten Tangerang.

Anggota Bawaslu Banten, Nuryati Solapari pada saat ekspos di Sekretariat Bawaslu Banten, Rabu (17/4) mengungkapkan, dua TPS terancam PSU dikarenakan adanya kasus pemilih dari luar daerah yang tidak memenuhi syarat untuk memilih, namun sudah terlanjur memberikan hak pilihnya. 

"Kedua TPS ini berpotensi PSU," katanya. Nuryati menjelaskan, pelanggaran lainnya beberapa TPS di Kelurahan Panggungrawi dan Grogol, kekurangan surat suara Presiden, dari DPT sebanyak 285 orang, kurang 100 lembat kertas suara.

PPK dan Panwascam berupaya mencari kertas suara tambahan ke TPS lainnya. Namun hanya mendapatkan 12 lembar saja. "Terhadap kasus diatas, Bawaslu melakukan upaya perbaikan. Baik pada proses penyelenggaraan, maupun pemenuhan terhadap kelengkapan pemungutan suara," ungkapnya.

Dugaan pelanggaran lain, adanya surat suara tercoblos di TPS 65, Kelurahan Cipondok Makmur, Kota Tangerang. Ada dua video lapiran dugaan surat suara yang tercoblos, namun hanya satu video yang yang terbukti. 

"Dari hasil penelusuran atas bukti dua video yang diterima pengawas, hanya satu video yang terbukti adanya bukti surat suara tercoblos, sementara video lainya tidak dapat dipertanggungjawabkan," paparnya. (YDtama/Red)

berita terkait

Komentar