Anggota Komisi V, DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf dan Walikota Serang, Syafrudin. (Foto: TOPmedia)
Anggota Komisi V, DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf dan Walikota Serang, Syafrudin. (Foto: TOPmedia)

DPRD Banten Janji Selesaikan Aset Kota Serang, Furtasan: Pak Wali 2 Tahun Jabatan, Pemkab Serang Telah Pergi

SERANG, TOPmedia - Persoalan aset antara Pemerintah Kota (Pemkot) Serang maupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang yang tak kunjung usai, masih menjadi pembahasan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten dengan Walikota Serang, Syafrudin.

Kali ini, DPRD Banten menjanjikan kepada Walikota Serang, Syafrudin akan dengan cepat dalam membantu dalam menyelesaikan persoalan aset antara Ibu dan anak.

"Ya jelas, semua orang sudah tau. Kalau Kabupaten Serang melanggar undang-undang. Tapi, kita bukan untuk mengusir, melainkan mencari jalan keluar. Karena Kabupaten Serang sebagai Ibu yang telah melahirkan anak, harus mengalah dan menyerahkan aset kepada Kota Serang," kata Anggota Komisi V, DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf kepada awak media, Selasa (26/11/2019).

Dalam hal inipun, Furtasan berjanji kepada Walikota Serang, untuk menyelesaikan aset antara Kabupaten dan Kota, sebelum berakhir 2 tahun masa jabatan kepemimpinannya.

"Target harus ada solusinya. Sebelum Pak Wali memasuki 2 tahun jabatannya, persoalan aset akan kita selesaikan," jelas pria yang juga memiliki yayasan Universitas Bina Bangsa (Uniba).

Furtasan juga menjelaskan, langkah yang akan dirinya ambil adalah, memberitaukan kepada Gubernur Banten maupun Wakil Gubernur Banten, supaya bisa ikut serta dalam audiensi Bupati dan Walikota Serang.

"Secapatnya akan kita undang dua-duanya, dan duduk bersama dalam menyelesaikan persoalan aset daerah," ujarnya seraya meninggalkan kantor Walikota Serang.

Sementara itu, Walikota Serang, Syafrudin mengakui, telah pasrah kepada Pemkab Serang. Bagi dirinya, jika Pemkab Serang ingin memakai aset Kota Serang silahkan saja. Tetapi, serahkan dulu seluruh aset daerah kepada dirinya selaku pimpinan daerah di Kota Serang.

"Ayo kita selesaikan secara administrasi saja dulu. Jadi ada progres, fisiknya diserahkan terlebih dahulu. Mau diisi oleh Pemkab Serang silahkan, dan kita gratiskan, tidak perlu bayar," tandasnya. (TM3/Red)

berita terkait

Komentar