Rano karno dan Ade Irawan.*
Rano karno dan Ade Irawan.*

Dinilai Layak Dampingi Rano Karno, Ade Irawan “Darah Segar” untuk Banten

SERANG, TOPmedia – Seorang sejarawan muda asal Banten, Bonnie Triyana, mendukung sosok mantan koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Ade Irawan, masuk dalam bursa calon wakil gubernur PDI Perjuangan, untuk berpasangan dengan Rano Karno.

Menurut Bonnie, imej Provinsi Banten sebagai daerah yang angka korupsinya tinggi masih melekat kuat. Hal itu karena masih adanya keluarga dari dinasti yang memegang tampuk kekuasaan di beberapa daerah di Banten, pasca Ratu Atut ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ade Irawan kata Boni, sebagai sosok muda yang dikenal konsen terhadap pemberantasan korupsi karena aktif di NGO anti korupsi. Ade juga orang Banten yang diyakini akan menjadi pigur yang secara massiv menghilangkan imej Banten sebagai daerah yang korup.

Bonnie meyakini, sosok Ade Irawan bisa menjadi darah segar untuk kemajuan Provinsi Banten, juga bisa menjadi kabar baik dalam proses rotasi kepemimpinan dari generasi lama ke generasi muda.

“Ini darah segar dan juga semacam kabar baik bagi rotasi kepempinan dari generasi lama ke muda di Banten. Ade punya track record yang bagus, dia juga memiliki intelektual tinggi dan bukan sosok bakal calon wakil gubernur yang karbitan, yang dibesarkan karena uang atau nama besar keluarga,” kata Bonnie.

Menanggapi kurang populisnya Ade Irawan di masyarakat Banten, Bonnie menegaskan jika hal itu bukan menjadi tolok ukur utama. Yang dibutuhkan di Banten saat ini kata Bonnie, sosok yang memiliki kapasitas dan kualitas serta integritas dan komitmen tinggi untuk meminimalisir korupsi di Banten.

“Kalau soal keterkenalan, kurang terkenal apa Saiful Jamil waktu mencalonkan diri di Kota Serang? Percuma poluler tapi tidak punya kapasitas. Sosok Ade saya pikir sudah poluler dan tentunya memiliki kapasitas yang dibutuhkan di Banten,” tegasnya.

Yang harus dilakukan oleh Rano Karno saat ini menurut Bonnie, mencari sosok pendamping yang bisa menyelesaikan setiap persoalan yang masih menggurita dan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan secara cepat.

“Kalau hanya berpatokan mencari wakil yang polulis tujuannya hanya satu yakni menang. Tapi kalau Ade digandeng Rano Karno sebagai wakil, ada dua tujuan yang bisa didapat yakni yakni menang dan menyelesaikan masalah,” tukasnya. (Red)

berita terkait

Komentar