Petugas pemadam kebakaran ketika berusaha memadamkan api di Linkungan Ketileng Barat, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Jumat (12/7/2019).
Petugas pemadam kebakaran ketika berusaha memadamkan api di Linkungan Ketileng Barat, Kelurahan Ketileng, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon. Jumat (12/7/2019).

Diduga Akibat Korsleting Listrik, 5 Rumah Warga di Cilegon Kebakaran

CILEGON, TOPMedia - Diduga akibat konsleting listrik lima rumah kontrakan di lingkungan ketileng barat kelurahan ketileng kecamatan cilegon kota cilegon habis di lalap si jago merah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan ratusan juta rupiah.

Seorang warga yang tinggal di salah satu rumah kontrakan tersebut mengaku, sempat terkejut dengan kejadian tersebut. Pasalnya, sebelum ia berangkat sholat jumat tidak ada hal yang mencurigakan. Namun, saat ia pulang si jago merah sudah melahap habis rumahnya, beruntung anak istrinya sudah menyelematkan diri.

"saya enggak tahu awal mula terjadi kebakaran itu, soalnya saya sedang sholat jumat, pas saya pulang api sudah membakar dan sedang berusaha dipadamkan oleh petugas dibantu wara,"ujarnya, jumat (12/7/2019).

Hal senada juga diungkapkan suryani. Suryani yang mengaku, kejadian berawal saat anaknya menelponya dan mengabarkan ada konsleting listrik di rumah kontrakannya, ia pun mengaku langsung pulang, hanya saja kebakaran tak terhindarkan. Meskipun ia dan keluarga berhasil menyalamatkan diri, namun semua barang-barangnya habis dilalap si jago merah.

"barang-barang saya habis ga ada yang berhasil diselamatkan, bahkan baju seragam sekolah anak. Padahal, sebentar lagi masuk sekolah, semoga ada bantuan dari pemkot cilegon," ujarnya.

Ditemui dilokasi yang sama, kasi pengendalian dan pemadam kebakaran dinas pemadaman kebakaran kota cilegon nanung eko siswanto mengatakan, saat menerima laporan pihaknya langsung ke lokasi, api berhasil dipadamkan 20 menit kemudian. Dari kesaksian warga yang berhasil ia temui, api diduga berasal dari arus pendek di salah satu rumah kontrakan.

"kami meluncurkan 3 unit, dua unit mobil pemadam satu unit suplai, selain itu juga kami meminta bantuan dari post citangkil, jadi jumlahnya 4 unit. Kami berupaya memadamkan api sekitar 20 menit,"tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, nanung juga mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi musim kemarau warga harus berhati-hati saat membakar sampah, atau membakar alang-alang di kebunnya, tunggu hingga api habis. Selain itu, saat memasak hati-hati dengan kebocoran gas, dan jika ada konsleting listrik harus segera di perbaiki. (Ika/Red)

berita terkait

Komentar