Presiden Jokowi diapit Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin rapat kabinet terbatas. (Foto: Antara)
Presiden Jokowi diapit Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan saat memimpin rapat kabinet terbatas. (Foto: Antara)

Desmond: Hari Ini Lebih Pintar Menteri Dari Pada Presidennya

JAKARTA, (TOPmedia) - Ketua DPP Partai Gerindra Desmond Junaidi Mahesa menegaskan partainya tak peduli apakah ada reshuffle kabinet kerja Jokowi-JK jilid II atau tidak. Sebab menurutnya percuma saja ada reshuffle jika Presiden Jokowi tak kompeten memimpin negara.

"Yang kami tahu kalau presidennya mereshuffle siapapun, kalau presidennya enggak paham ya sama saja. Kalau dia paham, jelas mengarahkannya. Kalau presidennya enggak paham, mengarahkan apa. Karena hari ini lebih pintar menterinya dari pada presidennya," kata Desmond di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/7/2016).

"Reshuffle bukan parameter untuk perubahan," imbuhnya.

Wakil Ketua Komisi III DPR ini tak merasa hanya partainya saja yang tak berhasil dilunakkan oleh pemerintah untuk tidak menjadi oposisi. Sebab dia tahu bahwa kebanyakan pertai politik merapat ke pemerintah hanya untuk mencari keuntungan semata.

"Gerindra tidak merasa ditinggal. Kami sudah tahu sejak awal, memang orang ini cuma nyari untungnya saja. Partai-partai ini hanya nyari untungnya saja. Jadi enggak merasa meninggal dan ditinggalin kok," ungkapnya.

Jika pemerintah tak bisa diimbangi oleh kekuatan oposisi yang kritis, Desmond menganggap tak akan berhubungan bagi sistem demokrasi. Sebab dia menganggap sistem demokrasi memang tak diterapkan.

"Hari ini emang ada demokrasi? Enggak ada demokrasi hari ini. Hari ini kartel kekuasaan politik kok," pungkasnya. (Merdeka.com)

berita terkait

Komentar