Kapolsek Bayah, AKP Sadimun saat menemui massa pengunjukrasa (Foto:TOPmedia)
Kapolsek Bayah, AKP Sadimun saat menemui massa pengunjukrasa (Foto:TOPmedia)

Delapan Kompi Brimob Diterjunkan Menghadang Aksi Warga Pamubulan

BAYAH,TOPmedia - Pasca aksi unjukrasa ratusan warga Desa Pamubulan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, dengan cara menghentikan paksa aktivitas pengangkutan bahan baku material pabrik semen dari quarri 1 ke quarry dua. Kini situasi di Desa Pamubulan mencekam. Pada pukul 19.00 WIB, Minggu (09/04/2017) dikabarkan sudah ada 8 Mobil Brimob diterjunkan ke Desa itu.

Marto Sanjaya, warga Desa Pamubulan saat dihubungi via WhatsAp membenarkan kedatangan brimob tersebut, bahkan sebelumnya sempat beredar kabar akan ada mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jaya Baya ke Pamubulan. Hari Ke-2 di Demo Warga Pamubulan, Pabrik Semen 'Terganggu'

"Saya gak ngerti tujuan kedatangan penambahan anggota Brimob ini, padahal tadi sore Kapolsek dan Koramil Bayah juga sudah menemui kami, mereka meminta aksi dihentikan, tapi warga tetap bertahan dan meminta pihak perusahaan berjanji untuk membangun akses jalan sendiri sehingga tidak merusak jalan nasional yang merupakan milik publik," ujar Marto.

Marto juga mengatakan bahwa aksi ini akumulasi dari kekesalan warga, karena sudah hamir 4 tahun keluhan warga tidak didengarkan oleh pihak manajemen Pabrik Semen Merah Putih. Padahal warga seringkali menyampaikan aspirasi agar perusahaan memperhatikan kesehatan warga dari dampak polusi debu kendaraan berat. 

Sigit Indrayana, Humas PT.Cemindo Gemilang saat dihubungi belum menjawab pertanyaan wartawan via WhatsAp dan sambungan telepon.  (TM/red)

berita terkait

Komentar