TPSA Cilowong
TPSA Cilowong

Daya Tampung TPSA Cilowong Kota Serang Diprediksi Bertahan Sampai 2026

SERANG, TOPmedia - Ibu Kota Provinsi Banten akan menjadi tempat pengiriman sampah 400 ton per hari dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Kerjasama antara Kota Serang dengan Tangsel di persampahan itu juga sudah dilakukan MoU oleh kedua belah pihak tinggal ditindaklanjuti Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang dan DLH Tangsel.

Sebanyak 400 ton sampah per hari yang akan dikirim Tangsel ke Kota Serang nantinya akan ditampung di Tempat Pembuangan Sampah Ahir (TPSA) Cilowong, Kecamatan Taktakan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Ipiyanto mengatakan daya tampung TPSA Cilowong mampu bertahan sampai tahun 2026 jika sampah tidak dikelola.

"Kami lakukan ini sesuai dengan hasil kajian yang telah kami lakukan itu tahun 2012 untuk daya tampung kondisi ini sudah 34 juta ton, dan itu bisa bertahan sampai ditahun 2026, itu kalau tidak di kelola," katanya kepada wartawan di Kota Serang, Sabtu (23/1/2021).

Ia berharap dengan adanya kerjasama dengan Tangsel itu akan mengembangkan sistem pengolahan sampah dengan memakai teknologi yang dapat meningkatkan daya tampung di TPSA Cilowong.

"Mudah-mudahan ada suatu perubahan yang akan bisa kita lakukan bersama dengan pemanfaatan yang bekerlanjutkan sehingga bisa menampung beberapa tahun lagi bisa lebih dari 3 tahun yang tadi, itu kajian dari akademisi salah satu Universitas di Indonesia," imbuhnya.

Ipiyanto melanjutkan, kerjasama persampahan dengan Tangsel baru tahapan kesepahaman kedua belah pihak,"Ini baru tahapan kesepahaman dulu, teknis ini kedepannya," tutupnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Tangerang Selatan, Toto Sudarto mengungkapkan Tangsel memiliki 800 ton lebih sampah per hari. Yang dikirim ke Kota Serang, kata dia, hanya 400 ton per hari.

"Kami punya sampah itu perhari kurang lebih 800 ton jadi tidak semua kami kirim ke Kota Serang, jadi kurang lebih 400 ton yang disampaikan ke Kota Serang bisa 350 dan batas akhir 400," ungkapnya.

Terkait pengiriman sampah, sambung Toto, akan menggunakan pihak ketiga. Hal itu kata dia, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

"Mudah-mudahan bisa kita lakukan seiring berjalan bersama sambil apakah bisa lewat jalan tol atau tidak dan ini bisa kita lakukan bersama," tandasnya. (Adi/Red)

berita terkait

Komentar