Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti  di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (23/2/2021).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti di Rumah Dinas Gubernur, Selasa (23/2/2021).

Covid-19 Belum Berakhir, Ratusan RT di Tangerang Raya Masih Zona Kuning

SERANG, TOPmedia – Ratusan Rukun Tetangga (RT) di wilayah Tangerang Raya masih masuk kedalam zona kuning penyebaran virus covid-19.

Demikian hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti  kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

"Untuk zona resiko di Kota Tangerang dari 5.000 RT hanya 200 yang masuk zona kuning, selebihnya zona hijau. Kabupaten Tangerangyang sebelumnya ada satu wilayah masuk dalam zona oranye kini sudah menjadi zona kuning. Untuk total RT di Kabupaten Tangerang dari 8.000 RT hanya 400-an yang zona kuning selebihnya itu hijau,"ungkap Ati.

Sedangkan untuk wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sendiri, kata Ati, dari 3.900 RT yang ada, yang masuk zona kuningnya hanya sekitar 400 dan selebihnya itu hijau. 

"Artinya dengan adanya PPKM, sudah semuanya ke zona hijau dan kunging," katanya.

Masih kata Ati, hal itu membuktikan pelaksanaan PPKM mikro memberikan dampak positif terhadap penurunan kasus konfirmasi (KK) atau kasus positif Covid-19 di wilayah Tangerang Raya.

Baca Juga: Batal Digelar di Rumah Dinas Wali Kota Cilegon, Helldy-Sanuji Dilantik Langsung di Pendopo Gubernur

Selain itu juga dampak lain adanya PPKM adalah tingkat disiplin protokol kesehatan masyarakat semakin baik.

Diketahui, mayoritas RT di wilayah Tangerang Raya masuk dalam zona hijau dan kuning.

Sementara itu, Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) kembali akan memperpanjang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di wilayah Tangerang Raya selama dua pekan terhitung hari ini, Selasa (23/2/2021) hingga 8 Maret 2021.

"Kita perpanjang dua pekan," ujar WH kepada wartawan.

Dijelaskan WH, secara umum pelaksanaan PPKM mikro di wilayah Tangerang Raya cukup baik. Itu terbukti naiknay tingkat disiplin masyarakat hingga 70 persen.

"Secara realistik ada perubahan yang signifikan. Berapa banyak RT yang (zona) hijau, berap yang (zona) kunning. Jadi ada kecenderungan semakin baik," katanya.(Den/Red)

berita terkait

Komentar