Wali Kota Serang Syafrudin saat menemui Buruh dan Mahasiswa dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (Gempar), (foto:TOPmedia)
Wali Kota Serang Syafrudin saat menemui Buruh dan Mahasiswa dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (Gempar), (foto:TOPmedia)

Buruh dan Mahasiswa Demo Wali Kota Serang Agar Menolak UU Cipta Kerja

SERANG, TOPmedia - Wali Kota Serang Syafrudin didemo oleh mahasiswa dan kalangan masyarakat buruh yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Mahasiswa Pejuang Rakyat (Gempar) tentang penolakan Undang - Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja di depan Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang.
 
Wali Kota Serang, Syafrudin mengatakan sehubungan dengan adanya aksi demonstrasi baik dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Mahasiswa maupun elemen masyarakat serta para buruh, kata dia, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang akan menyampaikan aspirasi kepada pemerintah pusat.
 
"Kalau menolak, saya juga belum mempelajari soalnya ada ratusan lembar. Kemudian kalau tidak menolak juga sama, saya belum mempelajari," katanya kepada wartawan usai menerima massa aksi, Kamis (15/10/2020).
 
Syafrudin mengaku akan segera menyampaikan aspirasi tersebut kepada pemerintah pusat, agar UU Omnibuslaw Cipta Kerja dikaji ulang. 
 
"Apabila ada kekurangan - kekurangan, barang kali namanya juga manusia takut ada kelalaian dan lain sebagainya segera diperbaiki. Kalau sudah sempurna, kita sama - sama harus mendukung," imbuhnya.
 
Sementara itu, Korlap Aksi Gempar, Ahmad Ruiyat menungkapkan bahwa dirinya atas nama mahasiswa dan masyarakat kalangan buruh, kata dia, meninta kepada Walikota Serang untuk menolak terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja ini. 
 
"Walikota Serang harus secepatnye memberikan surat kepada DPR RI bahwa mahasiswa Banten, khususnya mahasiswa Kota Serang menolak dengan keras terkait UU Omnibus Law Cipta Kerja," ungkapnya.
 
Tuntutan para massa aksi yaitu penolakan UU Omnibuslaw Cipta Kerja juga ditandatangani oleh Wali Kota Serang, Syafrudin untuk kemudian aspirasi tersebut dikirimkan ke pemerintah pusat.
 

Sebelumnya, Wali Kota Serang, Syafrudin menyebut UU Cipta Kerja kayanya lebih bagus kalau misalkan diganti menjadi UU Cipta Investasi, sebab menurut dia, judulnya supaya hanya tidak terarah kepada tenaga kerja.

Baca juga:Wali Kota Serang Sebut UU Cipta Kerja Lebih Bagus Diganti Jadi UU Cipta Investasi

"Kalau menurut saya ini judulnya yang terarah kepada tenaga kerja, kalau misalkan judulnya ini UU Cipta Investasi itu kayanya lebih bagus," katanya kepada wartawan di Kantor Dinas Kominfo Kota Serang, Rabu (14/10/2020). (Adi/Red)

berita terkait

Komentar