Haris Azhar. (Foto: Net)
Haris Azhar. (Foto: Net)

Buntut Panjang Curhatan Freedy, Haris Bantah Jadi Tersangka

JAKARTA, TOPmedia – Curhatan gembong narkoba Freddy Budiman yang diungkapkan Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), Haris Azhar ternyata berbuntut panjang.

Haris dilaporkan oleh pihak-pihak yang merasa dirugikan atas pengungkapan curhatan Freddy berjudul ‘cerita busuk dari seorang bandit’ itu ke polisi. Namun, Haris menampik statusnya kini sudah naik sebagai tersangka. Saat ini dia menyebut, statusnya masih terlapor.

“Sementara ini masih terlapor,” ujar Haris kepada keapda wartawan, Kamis (4/8/2016).

Sayangnya, dia enggan berkomentar banyak pada kasus yang membelitnya.

Untuk diketahui, Haris Azhar dilaporkan Mabes Polri, TNI, dan BNN terkait tulisan dari pengakuan Freddy Budiman. Dalam tulisan itu disebutkan uang miliaran rupiah mengalir ke oknum Mabes Polri dan BNN.

Padahal Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan, pemanggilan terhadap Koordinator Kontras Haris Azhar terkait kasus pencemaran nama baik tersebut, tak ada dasar hukumnya.

Mengutip Pasal 310 ayat (1) KUHP mengenai pencemaran nama baik, Ketua Presidium IPW, Neta S Pane menyebut pelaporan hanya bisa dilakukan seseorang. Karena dalam pasal itu berbunyi: Barang siapa sengaja merusak kehormatan atau nama baik seseorang dengan jalan menuduh dan seterusnya.

“Pasal ini menjelaskan arti menghina adalah menyerang kehormatan dan nama baik seseorang. Dalam kasus Freddy Budiman ini, Haris Azhar tidak pernah menyebut nama seseorang sehingga tidak ada nama baiknya yang dirusak,” tegas Neta kepada wartawan di Jakarta, Rabu (3/8).

Neta melanjutkan, dalam Pasal 207 KUHP dinyatakan Barang siapa dengan sengaja di muka umum dengan lisan atau tulisan menghina suatu penguasa atau badan umum, dan seterusnya.

“Pertanyaannya kemudian, apakah rangkaian kata-kata yang dipergunakan Haris Azhar bersifat menghina?” kata Neta.

“Bukankah Kontras hanya memaparkan, agar ada perbaikan moralitas atau revolusi mental di jajaran aparat sehingga peredaran narkoba di negeri ini bisa benar-benar diberantas,” pungkasnya. (Landy/red)

berita terkait

Komentar

pCloud Premium