Siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) salah satu SMK tengah diawasi pegawai membantu proses cetak SPPT dengan membubuhi stempel di Kantor BP2D Pandeglang, Rabu (13/01/2020).
Siswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) salah satu SMK tengah diawasi pegawai membantu proses cetak SPPT dengan membubuhi stempel di Kantor BP2D Pandeglang, Rabu (13/01/2020).

BP2D Pandeglang Mulai Cetak SPPT PBB-P2

PANDEGLANG, TOPMedia - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kabupaten Pandeglang mulai melakukan pencetakan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan Perdesaan (PBB-P2). Tahun ini Bidang Penetapan mencetak 605.789 lembar SPPT yang terdiri dari Buku 1 sebanyak 576.824 lembar, Buku 2 dan 3 sebanyak 28.445 lembar, Buku 4 dan 5 sebanyak 520 lembar dengan jumlah ketetapan Rp 23,1 miliar.

“Jumlah 605.789 lembar SPPT itu belum dikurangi yang PT. GAL yang terdapat di Buku 1 dan 2 dengan jumlah 357 NOP (Nomor Objek Pajak, red) di enam kecamatan dengan tujuh desa. Pencetakan SPPT dimulai dari hari ini (kemarin, red) hingga tiga pekan ke depan dan ditargetkan pendistribusiannya dilakukan awal Februari,” ungkap Kabid Penetapan BP2D Pandeglang, Mukhlis Arifin, Rabu (13/01/2020).

Untuk mempermudah wajib pajak (WP), kata Muklis, BP2D Pandeglang melakukan perluasan loket pembayaran. Jika sebelumnya pembayaran PBB-P2 bisa dilakukan di Bank BRI dan Kantor Pos, maka kali ini juga bisa dilakukan di Indomaret dan Alfamart.

“Sebenarnya untuk Indomaret dan Alfamart itu sudah bisa di bulan Desember kemarin, namun nanti launching-nya bersamaan dengan pendistribusian SPPT oleh Ibu Bupati (Irna Narulita, red). Kami terus mempermudah pelayanan kepada masyarakat, termasuk akses informasi pajak melalui pajakonline.pandeglangkab.go.id, nanti di website itu masyarakat bisa melihat jumlah tagihan termasuk piutang tahun sebelumnya,” beber dia.

Dikatakan Mukhlis, terdapat batas maksimal pembayaran PBB-P2 di Alfamart dan Indomaret, yakni Rp 5 juta. Jika pembayaran PBB-P2 di atas Rp 5 juta, nantinya masyarakat diarahkan untuk membayarnya melalui Bank BRI. Ditanya mengenai target PBB-P2 tahun ini, ia mengatakan, bidangnya ditarget PBB-P2 Rp 22,9 miliar.

Insyaallah meski masih dalam kondisi pandemi Covid-19, kami akan semaksimal mungkin untuk mengejar target tersebut, tentunya dengan berbagai strategi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala BP2D Kabupaten Pandeglang, Yahya Gunawan Kasbin mengakui, hingga saat ini belum bisa melakukan pembaruan basis data PBB-P2. Sebab, untuk memperbarui basis data PBB-P2 ini membutuhkan anggaran yang cukup besar, sedang di sisi lain Kabupaten Pandeglang secara fiskal masih terbatas.

“Update database PBB-P2 ini belum bisa kita lakukan, tapi kita ada rencana kegiatan untuk PBB-P2 ada perluasan akses pembayaran. Jadi Insyaallah akhir bulan ini SPPT sudah bisa terdistribusikan dan masyarakat bisa membayarnya PBB-P2 tidak hanya di bank, Kantor Pos tetapi juga bisa membayarnya di Indomaret dan Alfamart,” terang Yahya, beberapa waktu lalu.(Ari/Red)

berita terkait

Komentar