Anggota Komisi V DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf
Anggota Komisi V DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf

Bosda Swasta Provinsi Banten Tahun 2021 Dinilai Belum Memuaskan

SERANG,TOPmedia - Anggota Komisi V DPRD Banten, Furtasan Ali Yusuf menilai pencairan dana Bosda dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kepada sekolah-sekolah SMA dan SMK swasta se-Provinsi Banten tahun sebesar Rp 750 ribu, untuk setiap siswa setiap tahunnya masih dinilai belum memuaskan,  dibandingkan yang dialokasikan  kepada  sekolah SMA dan SMK Negeri negeri.
 
Apalagi, jika jumlah siswa di sekolah SMA/SMK swasta yang mendapatkan jumlahnya sedikit. Maka, sambung Furtasan, bantuan dana Bosda yang dikucurkan akan menjadi menyusut, bantuan dana Bosda dihitung berdasarkan jumlah siswanya yang ada disekolah. 
 
"Masih belum memuaskan karena dianggap belum mencukupi untuk kegiatan dan operasional di sekolah," terang Furtasan.
 
Secara perinci, Furtasan menyebutkan, pemberian dana Bosda tahun depan itu akan dialokasikan Rp 250 ribunya untuk kegiatan operasional disekolah, sedangkan Rp 500 ribunya lagi untuk insentif guru.
 
"Tahun depan itu, dana Bosda akan lebih displitkan atau diperjelas peruntukannya. Kalau sebelumnya kan Rp 500 ribu hanya untuk sekolah keterangannya," katanya.
 
Oleh karena itu, kedepan pihaknya berharap, agar tidak ada pembedaan status antara SMA/SMK negeri dengan SMA/SMK swasta, karena menuritnya, seluruh siswa baik yang bersekolah dinegeri maupun diswasta semuanya adalah warga Banten yang sama-sama harus diperhatikan, sebagaimana amanah Undang-undang, pemerintah hadir dalam upaya untuk mencerdaskan masyarakat.(Den/Red)

berita terkait

Komentar