BNN. (Foto: Net)
BNN. (Foto: Net)

BNN Akui Kesulitan Lacak "Nyanyian" Freddy Budiman

JAKARTA, TOPmedia – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komisaris Jenderal Budi Waseso mengaku kesulitan melacak oknum petugas BNN yang terlibat dalam bisnis narkotika, Freddy Budiman.

Keterlibatan oknum petugas ini diketahui dari curahan hati Freddy kepada Koordinator Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar pada 2014 lalu. Menurutnya, kasus tersebut harusnya diberitahukan ketika Freddy masih hidup bukannya setelah dia dieksekusi.

"Memahami 2014 mengapa tidak disampaikan saat itu? Kalau sekarang sudah sulit. Kami berharap masih punya info yang bisa kami telusuri. Kami kerja sama TNI dan Polri," ujarnya di Kantor BNN, Jakarta, Selasa (2/8/2016).

Dia menambahkan, jika pernyataan Freddy memiliki bukti yang cukup kuat, maka BNN siap melacak anggota yang terlibat dalam kasus narkotika ini. Namun, jika tak memiliki bukti hukum yang kuat, maka kesaksian ini bisa menimbulkan konsekuensi hukum.

"Mudah-mudahan saya berharap ada buktinya untuk buktikan itu semua. Saya enggak pernah main-main, saya tindak tegas kalau terbukti. Tolong bantu saya, ada kerja sama," katanya. (Landy/red)

berita terkait

Komentar