Walikota Serang, Syafrudin saat audiensi bersama Tim Inti BIC di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019). (Foto: TOPmedia)
Walikota Serang, Syafrudin saat audiensi bersama Tim Inti BIC di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019). (Foto: TOPmedia)

Bernafas Lega, Event Banten Indie Clothing Dilindungi Walikota Serang

SERANG, TOPmedia - Event Banten Indie Clothing (BIC) yang digagas oleh anak-anak muda di Banten pada tahun 2014 silam, akhirnya bisa bernafas lega, karena Walikota Serang, Syafrudin menyatakan dirinya siap mendukung penuh program event BIC di Kota Serang tersebut.

Bahkan orang nomor satu di Kota Serang itupun, telah mendeklarasikan dirinya siap masuk dalam struktur organisasi BIC sebagai pelindung organisasi kreatif tersebut.

"Saya siap mendukung secara pribadi maupun sebagai Walikota Serang. Karena kegiatan BIC ini sangat strategis dan positif," ungkap Walikota Serang, seusai audiensi bersama Tim Inti BIC, di ruang kerjanya, Kamis (7/11/2019).

Walikota Serang, Syafrudin yang didampingi Kabag Umum Pemkot Serang, Syaefullah. Ia mengatakan, pihaknya juga secara kelembagaan akan mendukung BIC secara penuh dan menjadikan BIC masuk dalam agenda tahunan Pemkot Serang.

"Silahkan teman-teman BIC, temui para Kepala OPD untuk berkolaborasi. Tidak perlu ke saya lagi. Apa yang perlu kita bantu, akan kita bantu sepenuhnya. Yang penting program ini, bisa menjadi agenda tahunan," kata Syafrudin dengan tersenyum.

Sementara itu, Dewan Penasehat BIC, Adam Adhary menyambut positif dukungan Walikota tersebut. Menurutnya, ini menjadi energi baru bagi seluruh Tim BiC untuk lebih semangat berbuat lebih baik lagi. "Kami merasa telah menjadi anak kandung Walikota, dan siap berkreasi maupun berbuat yang terbaik untuk Kota Serang. Ini kebahagiaan bagi kami, Pak Wali resmi menyatakan kesiapannya menjadi pelindung BIC. Tentu kami akan menjaganya," akunya.

Di tempat sama, publishing and promotion BIC, Budi Oetomo menambahkan, gelaran BIC di 2019 yang akan kembali di laksanakan pada Desember mendatang, merupakan event ke 10 di tahun ke-5.  "Jadi BIC digagas pada tahun 2014 silam. Dalam setahun 2 kali digelar," kata pria yang akrab disapa Didin ini. 

Tak sampai disitu,  Didin juga mengakui, dari tahun ke tahun selalu mengalami peningkatan 30-40 persen. "Peningkatan signifikan ini pada akhirnya secara tidak langsung telah memunculkan efek domino terhadap tingkat hunian hotel, tingkat kebutuhan tenaga kerja yang semakin banyak, serta tingkat kebutuhan wisata belanja dan kuliner yang semakin meningkat (milenial travelsale). Pada gilirannya berdampak positif pada PAD Kota Serang," pungkasnya. (TM3/Red)

berita terkait

Komentar