Motor hasil curian saat diamankan di Mapolsek Cigeulis. (Foto: TOPmedia)
Motor hasil curian saat diamankan di Mapolsek Cigeulis. (Foto: TOPmedia)

Berdalih Kehabisan Bensin, Komplotan Curanmor di Pandeglang Diringkus Polisi

PANDEGLANG, TOPmedia - Dengan modus kehabisan bensin, 2 pemuda yang sedang mendorong motor hasil curian asal Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, ditangkap Anggota Polsek Cigeulis yang sedang melaksanakan patroli rutin.

Kedua pemuda tersebut berinisial JK (20) dan DM (17), mereka tak berkutik saat petugas yang curiga dengan gerak gerik keduanya langsung melakukan interogasi serta penggeledahan, Jumat (8/2/2019).

Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutriantoro membenarkan kejadian tersebut, saat di tangkap oleh Anggota Patroli Polsek Cigeulis, dua pelaku berinisial JF dan DM dicurigai karena pada malam hari mereka sedang mendorong sebuah motor Honda Scoopy dengan alasan motor tersebut kehabisan bensin dan mesinnya tersendat-sendat.

"Saat dilakukan pengecekan oleh anggota patroli, ternyata bahan bakar yang ada di tangki motornya masih penuh dan setelah dilakukan tes drive mesin motornya pun tidak tersendat-sendat seperti yang pelaku ungkapkan," katanya, Sabtu (09/02/2019).

Gelagat dan alibi para pelaku membuat petugas semakin mencurigakan. Petugas patroli lantas menggeledah kedua pelaku dan mendapati sebuah kunci leter T di kantung salah satu pelaku tersebut.

"Anggota yang curiga dengan gelagat 2 pemuda tersebut, melakukan penggeledan dan didapatkan sebuah kunci leter T dari dalam sarung yang digunakan oleh JF yang membuat anggota patroli semakin yakin bahwa mereka telah melakukan pencurian kendaraan bermotor tersebut," jelasnya.

Para pelaku serta barang bukti kemudian langsung dibawa ke Mapolsek Cigeulis untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Petugas yang menginterogasi pelaku di lokasi penangkapan, pelaku mengakui bahwa motor tersebut adalah hasil curian," ujarnya.

Akibat perbuatannya para pelaku di jerat pasal 363 dengan ancaman pidana lebih dari 9 tahun penjara. (TB/Red)

berita terkait

Komentar