Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono bersama jajaran Polres Cilegon saat memberikan keterangan pers. (Firasat/TOPMedia)
Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono bersama jajaran Polres Cilegon saat memberikan keterangan pers. (Firasat/TOPMedia)

Berani Permainkan Harga Obat Dimasa PPKM Darurat, Kapolres Cilegon: Akan Kami Tindak!

CILEGON, TOPMedia – Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bakal melakukan pemeriksaan di apotek-apotek yang berada di wilayah hukum Polres Cilegon. Hal itu dilakukan guna memastikan bahwa penjualan harga obat dan vitamin terkendali serta tidak adanya tindakan penimbunan yang dapat menimbulkan kelangkaan obat atau vitamin di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.
 
“Kami tentunya akan melakukan pemeriksaan atau pengecekan terhadap HET obat atau vitamin, jadi kami akan melihat harga ecerannya. Kalau misalnya HET-nya yang dulu tentukan harganya menyesuaikan yang lamKepolia, nah kemudian harga eceran terbaru ini apakah nanti itu berlakunya untuk obat yang dikeluarkan yang sekarang-sekarang dengan harga baru,” Kata Kapolres Cilegon, AKBP Sigit Haryono kepada wartawan, Kamis (8/7/2021).
 
Lebih lanjut, pihaknya akan melakukan pemeriksaan meliputi harga eceran tertinggi pada saat ini ataupun harga eceran tertinggi sebelumnya sesuai dengan izin BPOM yang dkeluarkan pada obat atau vitamin. Pasalnya, kata Dia, persoalan HET yang keluarkan pada saat ini dan yang sebelumnya dapat membuat pemilik apotek dilema oleh harga obat dan vitamin yang dijual.
 
“Tapi kalau memang niatnya menimbun, niatnya memang tidak mengikuti aturan yang terbaru ya pasti ditindak. Kami kerjasama dengan Kejari Cilegon sudah memasang pampflet-pamflet, sudah memberikan imbauan-imbauan kepada pemilik apotek di Cilegon,” jelasnya.
 
Kendati demikian, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terkait kenaikan dan kelangkaan obat atau vitamin di apotek yang berada di wilayah hukum Kota Cilegon.
 
Selain itu, pihaknya juga mengimbau dan telah memerintahkan jajaran Polisi Sektor (Polsek) untuk melakukan pemeriksaan ke setiap apotek guna menghindari kecurangan yang disebabkan kelangkaan obat dan vitamin. 
 
"Yang mana imbasnya, dapat memperburuk warga yang sakit dan sedang membutuhkan obat. Tapi sejauh ini belum ada laporan," pungkasnya. (Firasat/Red)
 

berita terkait

Komentar